Keindahan Tak Berujung Pantai Ujung Negoro

1990
WISATA UNGGULAN: Pantai Ujung Negoro menyajikan pesona keindahan pantai dibalik bukit karang. (FOTO-FOTO: LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WISATA UNGGULAN: Pantai Ujung Negoro menyajikan pesona keindahan pantai dibalik bukit karang. (FOTO-FOTO: LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – KABUPATEN Batang cukup berutung memiliki kekayaan alam yang luar biasa, dari pantai daratan hingga pegunungan. Memiliki garis pantai yang cukup panjang, beberapa lokasi menjadi tempat wisata unggulan, selain ada pantai Sigandu dan Pantai Jodo, pantai Ujung Negoro salah satu tujuan menarik. Tidak hanya berwisata alam yang ditawarkan, ada wisata religi yang bisa didapat.

Pantai yang berada di ujung timur kecamatan Kandeman Kabupaten Batang ini memiliki daya tarik tersendiri. Letaknya unik, diantara Bukit karang baik sisi Timur maupun Barat yang menjorok ke laut. Di sebelah Timur ada makam petilasan Syekh Maulana Maghribi, salah satu penyebar agama Islam di Jawa dan juga Gua Aswatama.

Petilasan inilah menjadi lokasi ziarah favorit masyarakat, baik warga lokal maupun luar kota dan dikunjungi peziarah, terutama pada tanggal 15 Sapar (penanggalan Jawa) dimana digelar selamatan untuk Syekh Maulana.

Lokasinya yang tidak jauh dari jalur pantura, sangat coocok untuk waktu beristirahat saat musim mudik. Ada dua jalur untuk menuju pantai ini, jika dari pantura Batang bisa masuk ke Utara malui Jalan Raya Bakalan, ada Gapura petunjuk bertuliskan Ujung Negoro.

Atau juga bisa lewat jalur dari Pantai Sigandu, dari pantura masuk Jalan Sultan Agung lurus hingga menuju pantai. Namun kendaraan langsung ke arah Timur lewat jalan menuju PLTU Batang. Jika lewat jalan ini akan mendapat sensasi sendiri, karena jalan berada di pinggir pantai yang indah dan menawan.

Untuk munuju pantai ini, bisa ke arah kiri jalan aspal halus. Cukup dengan Tiket masuk yang sangat murah, Rp 5 ribu per orang dan tambahan biaya parkir. Di area pantai tersebut juga terdapat tempat bermain anak-anak, gazebo untuk berteduh dan berkumpul, Toilet bersih, musala, ayunan, perosotan, serta banyak fasilitas lainnya yang membuat pengunjung betah berlama-lama di pantai Ujung Negoro.

Saat dipantai, kita akan disuguhkan dengan pemandangan laut yang indah yang memanjakan mata. Hamparan pasir dan juga panorama alam sekitar yang mempesona menjadikan kita akan semakin betah dan berlama lama untuk berada di sana.

Selain itu Anda bisa melihat aktivitas kapal yang keluar-masuk ke area PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) yang ada di ujung garis pantai dengan memanjat bukit kecil di bawah Makam. Atau bisa melihat aktivitas nelayan, memancing, menjaring ikan sambil duduk santai di dermaga yang tidak begitu. Atau sekedar berlarian kecil menyusuri pinggiran pantai atau hanya sekedar bermain air di bibir pantai.

“Kalau musim liburan pertengahan tahun akan lebih ramai, pantainya lebih tenang. Juga ada penyewaan perahu untuk berkelilinh pantai,” ungkap Mahmud (65), pedagang di pinggir Pantai Ujung Negoro.

Di pinggiran pantai ini juga ada warung-warung yang menjual makanan dan minuman yang dapat memudahkan anda, selain itu beberapa lapak juga di gelar oleh warga segitar apabila anda ingin membawakan oleh-oleh ontuk keluarga seperti terasi, ikan asin, ikan kering, hasil laut khas Ujung Negoro, mainan kapal plastik, ronce-ronce dari kerang, dan masih banyak lagi tentunya dengan harga yang sangat murah. (Lutfi Hanafi/bas)