Diburu Karena Nyaman dan Unik

851
DIGEMARI: Jilbab printing dengan bahan voal kini lebih dicari kaum hawa saat bulan Ramadhan. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIGEMARI: Jilbab printing dengan bahan voal kini lebih dicari kaum hawa saat bulan Ramadhan. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

GAYA MAROKO: Kopiah bundar dengan motif Maroko membuat pemakainya lebih trendi dan casual. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GAYA MAROKO: Kopiah bundar dengan motif Maroko membuat pemakainya lebih trendi dan casual. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – BULAN Ramadan adalah bulan yang penuh hikmah, pada bulan ini umat Islam berlomba-lomba mencari pahala dengan melakukan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Namun pada bulan Ramadan inilah berbagai gaya busana juga muncul dan menjadi tren.

Salah satu perlengkapan yang kini digandrungi adalah kopiah untuk kaum adam dan jilbab untuk kaum hawa. Nah tahun ini tren kopiah mulai bergeser, jika beberapa tahun lalu marak menggunakan peci dan kopiah bundar dan model sederhana, saat ini jenis kopiah berkembang dengan motif yang lebih menarik salah satunya motif khas Maroko.

“Kopiah Maroko ini banyak digemari anak muda, dengan warna dasar putih dan hitam polos. Lebih dipakai untuk beribadah namun juga bisa menunjang penampilan,” kata Manager Khasanah Muslim Al Fath Semarang, Supriyani.

Supriyani menjelaskan, saat ini kopiah pun bertransformasi bukan hanya sebagai perlengkapan beribadah, namun juga sebagai tren anak muda saat bulan suci Ramadan. Biasanya Kopiah selain dipakai untuk salat juga digunakan ketika berkunjung ke sanak saudara saat hari kemenangan tiba. “Kopiah ini dilengkapi dengan motif ragam hias khas Islami, menggunakan ornamen ukir namun simple. Bahannya pun tidak membuat gerah ketika dipakai,” jelasnya.

Sementara untuk kaum hawa, jilbab printing masih banyak digemari di kalangan hijaber. Namun khusus bahan lebih dipilih bahan voal dibandingkan velvet, bahan voal ini cocok digunakan sehari-hari saat panas terik sekaligus menjalani ibadah puasa.“Bahan voal ini lebih nyaman dipakai, adem dikepala dan tidak licin saat dibentuk atau dipakai,” bebernya.

Jilbab printing sendiri menonjolkan pada motif yang ada, untuk jilbab printing berbahan voal lebih mengacu desain bunga-bunga dan mengusung warna-warna gelap semisal abu-abu-warna tanah dan warna nude. “Coraknya berbeda dari hijab biasanya, sehingga akan membuat pemakainnya punya kesan glamour dan ekslusif,” jelasnya.

Hijab printing model segi empat, lanjut dia mewajibkan penggunanya untuk kreatif dalam menggunakan penutup kepala. Namun kreasi tersebut tetap menonjolkan motif printing yang ada pada jilbab. (den/bas)