Cek Kondisi Ban Sebelum Mudik

177
CEK KONDISI: Melakukan cek kendaraan sebelum mudik jadi kunci utama kenyamanan dan kelancaran perjalanan. Salah satunya cek kondisi ban. (PENOPANG: Selain pemeriksaan kondisi ban, spooring dan balancing perlu dilakukan untuk menyamakan posisi kaki-kaki mobil. (FOTO-FOTO: NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK KONDISI: Melakukan cek kendaraan sebelum mudik jadi kunci utama kenyamanan dan kelancaran perjalanan. Salah satunya cek kondisi ban. (PENOPANG: Selain pemeriksaan kondisi ban, spooring dan balancing perlu dilakukan untuk menyamakan posisi kaki-kaki mobil. (FOTO-FOTO: NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – MUDIK Dengan mobil pribadi atau mobil rental memang menjadi salah satu pilihan favorit banyak orang saat ini. Selain karena alasan kenyamanan, menggunakan kendaraan pribadi salah satu solusi mudik tanpa harus direpotkan dengan antre tiket kendaraan umum atau berdesak-desakan dalam kendaraan umum.

Nah para pemilik kendaraan harus memastikan dan melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan sebelum digunakan mudik. Karena hal itu untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan dalam perjalanan. Selain itu, fisik juga harus dipastikan dalam kondisi prima agar pengendara siap perjalanan jauh.

Melakukan servis sebelum mudik jadi kunci utama kenyamanan dan kelancaran perjalanan. Selain mesin dan kelistrikan, pemeriksaan kondisi ban sering dilupakan, padahal dari ribuan komponen yang ada dalam mobil, hanya keempat ban yang menempel di jalan.

Secara umum fungsi utama ban pada mobil adalah untuk penahan beban, ban menopang seluruh beban mobil, barang dan penumpang, sebagai peredam kejut, selain shock yang berfungsi meredam kejut/benturan dengan jalan.  Selain itu sebagai penerus tenaga mesin dan tenaga pengereman, ban berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin mobil terhadap jalan. “Ban ini menjadi yang pertama meredam kejut sebelum shockbreaker yang bekerja. Ban radial sangat bagus untuk meredam benturan/guncangan ini,” tambah Owner Dunlop Shop Roda Jaya Semarang, Thomas Wahyono.

Ia menambahkan, kondisi angin ban harus pas agar pemudik bisa lebih nyaman sepanjang jalan. Tekanan angin sangat menentukan terhadap performa ban, berapa beban yang dibawa dan berapa tekanan udara yang direkomendasikan, tertera disetiap sisi pintu mobil bagian driver. Ban dengan tekanan angin kurang bisa menyebabkan kehilangan kontrol dan mudah pecah. “Dan itu juga memicu terjadinya kecelakaan, ketika dalam kondisi kecang dan jalan padat,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kondisi ban, spooring dan balancing perlu dilakukan untuk menyamakan posisi kaki-kaki mobil. Spooring adalah sebuah proses pada mobil untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti awal (sesuai spesifikasi pabrik) akibat melewati jalan yg kadang kurang baik atau berlubang. Balancing proses menganalisa putaran roda, atau juga getaran pada ban mobil akibat beban yang diterima pada ban mobil. “Dan yang terakhir usahakan tubuh dalam kondisi fit dan prima. Jangan memaksakan diri, dan jika lelah harus istirahat,” tambahnya. (fth/bas)

Silakan beri komentar.