Butuh 500 Kantong Darah

314

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Bulan puasa merupakan masa paceklik bagi PMI. Selama Ramadan, jumlah pendonor darah menurun drastis, sementara kebutuhan darah malah meningkat.

“Maka kami jemput bola untuk memenuhi kebutuhan tersebut, di antaranya ke Kodim juga warga yang biasa donor,” ungkap Ketua PMI Wonosobo Muhson, Jumat (1/6)

Muhson menambahkan,  kebutuhan darah untuk bulan puasa ini mencapai 700 kantong, sementara darah yang ada baru 200 kantong.  Dengan kata lain masih kekurangan sekitar 500 kantong darah lagi. Kebutuhan darah biasanya memang meningkat menjelang Lebaran yaitu H-7 sampai dengan H+7. “Untuk itu dalam rangka memenuhi kebutuhan pengurus PMI Wonosobo gerilya ke tempat – tempat yang bisa memberikan donor darah kepada yang membutuhkan,” katanya.

Dikatakan dia, tahun lalu, dari kebutuhan 700 kantong darah, hanya terpenuhi 574 kantong.  Untuk mencukupi sisanya, PMI Wonosobo sampai mendatangkan darah dari PMI Banjarnegara.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli akan berusaha membantu mencarikan pendonor untuk mencukupi kekurangan darah tersebut.  Solusi yang ditawarkan adalah, setelah salat tarawih, petugas PMI datang ke Kodim untuk mengambil darah anggota TNI yang sedang jaga. “Pelaksanaan pengambilan darah akan dilaksanakan mulai malam,” katanya.

Fauzan juga berharap pada pemerintah daerah ikut mencari solusi atau terobosan seperti dengan memanfaatkan jumlah pegawai negeri yang ada.  Para PNS diimbau agar mau menjadi pendonor aktif. (ali/ton)