RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – PDAM Kota Salatiga menyerahkan bantuan 1800 kg beras dan 132 dus mie instan dan tali asih kepada 200 orang pengemudi becak dan 8 pondok pesantren dan panti asuhan di wilayah Kota Salatiga. Bantuan tersebut sebagai wujud berbagi  PDAM kepada sebagian masyarakat kota Salatiga.

Direktur PDAM Kota Salatiga, Samino mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hal rutin dilakukan tiap tahunnya. Dirinya mengakui bahwa tahun ini santunan dari PDAM mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya dalam hal penganggarannnya. “ Ini merupakan satu rezeki untuk kita semua, ini juga sebagai rasa cinta kasih kepada bapak ibu sekalian yang berupa bantuan beras, indomie dan uang. Semoga bermanfaat nantinya,” Jelasnya.

Pengemudi becak yang berjumlah 200 orang ini nantinya akan menerima bantuan beras sebanyak 1000 kg beras dan 84 dus mie instan, yang masing-masing akan mendapat 5 kg beras. Kemudian untuk masing-masing panti asuhan dan pondok pesantren yang berjumlah 8 tempat akan mendapat sebanyak 100 kg dengan 6 dos mie instan. Jadi total bantuan yang diberikan adalah sebanyak 1800 kg beras dan 132 dus mie instan dengan ditambah  tali asih berupa uang.

Bagong sebagai ketua paguyuban becak kota Salatiga mengatakan kegembiraannya dan terimakasihnya kepada pemerintah kota Salatiga dan PDAM yang telah memperhatikan dirinya bersama pengemudi becak lainnya melalui bantuan ini. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada pak wali, pak wawali dan PDAM yang telah memberikan bantuan ini. Semoga PDAM semakin baik lagi pelayanannya dan sukses selalu, “ Jelasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Tugimin, pengemudi becak yang kesehariannya bekerja di jalan johar kota Salatiga. Dirinya mengungkapkan rasa kegembiraannya saat menerima bantuan ini. Diakuinya, setiap tahun dirinya mengikuti acara tersebut. “Alhamdullah ada bantuan seperti ini lagi, nantinya bisa digunakan untuk keperluan keluarga dirumah. Saya berharap PDAM kedepannya bisa lebih meningkatkan pelayanaan lagi,” tutur Tugimin. (sas/bas)