33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Sita 1.652 Botol Miras dan 31 Liter Oplosan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Polres Demak kembali menggencarkan operasi terhadap minuman keras (miras) di sejumlah titik rawan di wilayah Demak. Dalam razia kemarin, petugas berhasil menyita sebanyak 1.652 botol miras serta 31liter miras oplosan. Miras miras tersebut merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Desa Geneng, Kecamatan Mijen dan kawasan Kracaan Demak Kota.

Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo melalui Kabagops Kompol Sutomo mengatakan, di akhir tugasnya sebagai Kabagops Polres Demak, dirinya bersama anggotanya terus melakukan operasi pekat di bulan suci Ramadan.

“Penyitaan miras ini menjadi kado di akhir jabatan saya sebagai Kabagops di Polres Demak,”ujarnya, kemarin.

Seperti diketahui, Kompol Sutomo sebentar lagi berpindah tugas sebagai Kabagops Polres Wonosobo. “Kita razia miras dan kita sita langsung setelah miras ini diturunkan dari mobil pemiliknya. Begitu miras diturunkan dari mobil, langsung kita sergap. Inilah jika harimau sudah turun gunung tidak takut,” kata dia. Ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas selama bulan suci Ramadan.

Kompol Sutomo mengatakan, selain miras, pihaknya juga melakukan razia terhadap penjaja makanan, lapak petasan dan kembang api. “Kegiatan ini bagian dari dari operasi pekat,”katanya.

Dia menyampaikan, agar para pedagang kembang api tidak menjual petasan. Sebab, petasan dinilai sangat membahayakan karena rawan meledak. “Dalam operasi ini kita sasar pedagang eceran sampai distributor,” tandasnya.

Untuk pedagang kembang api yang berjualan dalam jumlah banyak, harus mengantongi izin dan memperhatikan ukurannya. “Untuk jualan kembang api ada ukurannya. Kurang dari inci bisa digunakan. Tapi kalau lebih harus izin,”katanya. (hib/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Relawan Hijaukan Gunung Ungaran

UNGARAN- Komunitas Peduli Alam Lestari (KOMPASi Jateng) bersama Mahasiswa Komunikasi Pecinta Alam (Makupala) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Semarang serta Karangtaruna Kecamatan Bandungan memotori...

Pengawasan Penumpang Kapal Diperketat

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Dinas Perhubungan (Kendal) Kendal melakukan pemeriksaan secara ketat kepada penumpang kapal KMP Kalibodri tujuan Kendal-Kumai (Kalimantan Tengah). Tujuannya agar tidak ada...

Penderita Lupus Itu Tak Lagi Bingung Berobat

Tak satu pun orang menginginkan sakit. Tapi, sakit bisa datang kapan saja. Sakit juga bisa berimplikasi pada kondisi perekonomian, karena biaya pengobatan yang mahal....

PDAM Stop Aliran ke Rusunawa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Warga penghuni rumah susun sistem sewa (Rusunawa) Kaligawe, kesulitan air bersih. Sebab, pihak PDAM telah memutus suplai air bersih ke jaringan...

RSUD Batang Masih Aman dari Virus

BATANG-Kabar penyebaran virus komputer jenis ransomware bernama Wanna Decryptor atau kondang disebut virus WannaCry, yang mengancam akan memporak-porandakan jaringan komputer di berbagai rumah sakit...

Ganjar Sediakan Diri Jadi Sales Produk UMKM

SEMARANG-Produk tempe kaleng dari UMKM asal Magelang mendapatkan pesanan dari Republik Ceko sebanyak 100 ribu kaleng. Kabar itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo...