Mudik, Pengguna Data Melonjak

179
LAUNCHING PAKET : Head of Sales Central Java & DIJ Indosat Ooredoo, Nanang Tri Suseno dan Communication Manager Central Java & DIJ Indosat Ooredoo, Penny Anggraeni menjelaskan paket Rp 5.000 Unlimited. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LAUNCHING PAKET : Head of Sales Central Java & DIJ Indosat Ooredoo, Nanang Tri Suseno dan Communication Manager Central Java & DIJ Indosat Ooredoo, Penny Anggraeni menjelaskan paket Rp 5.000 Unlimited. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Menghadapi musim mudik Lebaran 2018, Indosat Ooredoo memprediksi ada kenaikan penggunaan data sebesar 83,7 persen, dibandingkan tahun lalu. Peningkatan tersebut merupakan limpahan pemudik yang melintasi wilayah Jawa Tengah.

“Karena itu, kami melakukan peningkatan kapasitas jaringan, pemantauan kualitas jaringan melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (iNOC) dan Command Center Jaringan,” kata Head of Sales Central Java & DIJ Indosat Ooredoo, Nanang Tri Suseno, di sela launching paket Rp 5.000 Unlimited di PO Hotel Semarang, kemarin.

Ia menerangkan jika Jawa Tengah menjadi destinasi favorit untuk para pemudik. Hampir semua tujuan pemudik menuju ke Provinsi Jawa Tengah. Prediksinya, traffic akan terjadi di Semarang ataupun Salatiga. “Jika tahun lalu ada Brexit Brebes, mungkin saat ini akan geser ke Mangkang dan Salatiga,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan jika dirinya akan menaikkan kapasitas layanan data menjadi 11.394 TeraByte per hari. Kemudian kapasitas suara ditingkatkan menjadi 37,49 juta erlang per hari. Lalu kapasitas SMS ditingkatkan menjadi 1,01 miliar SMS per hari. “Untuk memenuhi puncak kenaikan trafik data yang diprediksi meningkat 83,7 persen, kami juga memastikan 98 persen area kami akan ter-cover jaringan,” bebernya.

Sementara itu, Marketing Communication Manager Central Java-DIJ Indosat Ooredoo, Penny Anggraeni menerangkan jika paket Rp 5000 unlimited tersebut sengaja dikenalkan saat Ramadan dan musim mudik Lebaran. “Pasalnya, saat mudik dan Ramadan, banyak masyarakat yang lebih suka bermain Youtube, mendengarkan musik, bermain sosial media dan lainnya,” ucapnya. (den/ida)

Silakan beri komentar.