CARI KORBAN : Petugas BPBD Demak dan kepolisian bersiap melakukan pencarian dua bocah yang tenggelam di sungai irigasi Undaan Kidul, Kecamatan Karanganyar, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
CARI KORBAN : Petugas BPBD Demak dan kepolisian bersiap melakukan pencarian dua bocah yang tenggelam di sungai irigasi Undaan Kidul, Kecamatan Karanganyar, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Dua bocah bernama Nizam, 5, dan Aditiya, 5, warga RT 1 RW 1, Desa Undaan Kidul, Kecamatan Karanganyar, Kamis (31/5) siang dikabarkan hilang. Keduanya diduga tenggelam di sungai atau saluran irigasi Klambu Kiri yang melintasi Desa Undaan Kidul tersebut.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Demak, Agus Nugroho melalui Korlap Suprapto mengatakan, pihaknya bersama petugas dari kepolisian dan masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian terhadap kedua korban yang masih anak anak tersebut.

“Kita kerahkan 10 orang petugas dari BPBD Demak. Kemudian, dibantu 4 petugas dari Polsek Karanganyar, 5 personel TNI dari Kormail Karanganyar serta dari Basarnas Jepara sebanyak 6 orang,” katanya, kemarin.

Menurut Suprapto, berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula ketika dua anak tersebut diketahui membolos atau tidak berangkat sekolah TK. Mereka tidak berani pulang ke rumahnya masing masing. Sebaliknya, mereka berdua justru bermain  serta mandi di saluran irigasi Klambu Kiri tersebut.

Air sungai yang mengalir dari Waduk Kedungombo tersebut cukup deras. Kondisi demikian cukup membahayakan dua anak yang mandi tanpa pengawalan orang tua tersebut.

“Peristiwa ini diketahui, setelah keluarga dan warga setempat ikut mencari dua anak ini. Sebab, mereka tidak pulang ke rumahnya. Setelah dicari ternyata ada petunjuk berupa pakaian dan sepeda mereka ditemukan di tepi sungai atau lokasi kejadian dimana mereka mandi,”katanya. Suprapto menambahkan, tim pencari terus melakukan penyisiran hingga sampai ditemukan. (hib/zal)