RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Aparat Kepolisian Resor Magelang Kota kini fokus membidik tiga calon tersangka dari dua kasus dugaan korupsi yang ditanganinya. Hal ini menyusul turunnya hasil ekspos dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan menjelaskan, dua kasus dugaan korupsi yang ditangani pihaknya adalah anggaran dana desa dalam pembangunan salah satu jembatan di Desa Banyu Wangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang dan kasus korupsi yang berhubungan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Dari dua kasus itu ada tiga calon tersangka, satu kasus dua calon tersangka dan satu kasus lagi satu calon tersangka. Ekspose BPKP sudah selesai dua-duanya. Dari ekspos BPKP, memang sudah memenuhi unsur kerugian negara,” tegas Kristanto.

Dua kasus tersebut rencananya akan secepatnya dilimpahkan ke Kejaksaan Kota Magelang. Meski satu kasus, yaitu kasus dana desa, berhubungan dengan pemerintah Kabupaten Magelang.

“Untuk wilayah hukum Kecamatan Bandongan adalah masuk hukum Polres Magelang Kota. Kita targetkan bulan Juni, dua kasus tersebut sudah P21 dan kita limpahkan ke kejaksaan,” tandas Kristanto.

Sesuai penyelidikan polisi, kedua kasus yang menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah tersebut memang sudah cukup memenuhi unsur korupsi. “Dugaan kami sinkron dengan hasil ekspose BKPP. Yang jelas ekspos BPKP sangatlah penting karena mengungkapkan kerugian negara ratusan juta, bahkan salah satu kasus tersebut lebih dari ratusan juta,” beber Kristanto. (had/ton)