33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Warga Berebut Sembako Murah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Ribuan warga menggeruduk pasar murah atau bazar sembako yang digelar Pemkab Kendal di Alun-alun Kendal. Mereka rela menunggu lama hingga berdesak-desakan untuk mendapatkan sembako dengan harga murah.

Sedikitnya 65 stan peserta Bazar yang terdiri dari berbagai OPD di Kendal, Organisasi Wanita, BUMD dan BUMN yang turut serta dalam bazat tersebut. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga murah. Seperti beras, minyak goreng, gula, telor, mie instan dan sebagainya.

Ribuan warga tersebut telah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan antrean paling depan. Banyaknya warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah itu mengakibatkan mereka rela berdesak-desakkan.

Aksi saling dorong sempat terjadi diantara warga yang didominasi ibu-ibu. Yakni lantaran warga yang diantrean belakang terus mendesak ingin masuk dengan mendorong warga yang diantrean depan.

Beras premium yang di pasaran dijual Rp 10 ribu per kilogram di bazar dijual Rp 8.000 per kilogram. Gula pasir lokal dijual Rp 10 ribu lebih murah dari harga pasaran Rp 12 ribu perkilogram. Begitupun gula pasir kemasan, dari harga Rp 13 ribu turun menjadi Rp 11 ribu. “Rata-rata selisih Rp 2 ribu,” kata Sadiah, warga Kebondalem.

Minyak goreng kemasan Rp 11 ribu perliter dari harga normal Rp 12.500. Telur ayam dari Rp 22 ribu menjadi Rp 20  ribu per kilogram. Paket mie instan 5 biji dijual Rp 5.000, padahal di pasaran Rp 12.500. Pakaian pantas pakai hanya 2.000 per buah untuk jenis apa saja.

Kabag Perekonomian Setda Kendal, Mokhamad Eko, selaku ketua panitia mengatakan, barang-barang yang dijual merupakan kebutuhan pokok. Seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, sirup, mie instan, pakaian dan lainnya.

Barang-barang tersebut dijual dibawah harga pasar, tujuan digelarnya Pasar Murah ini untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok. “Semua stan sudah sepakat untuk barang yang dijual di Pasar Murah ini harganya di bawah harga pasaran,” tambahnya.

Pasar Murah ini dibuka oleh Bupati Kendal dr Mirna Annisa bersama Wakil Bupati Masrur Masykur dan dihadiri anggota Forkompimda serta pejabat Pemkab Kendal. Pada kesempatan itu dilakukan  penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu sebanyak 500 paket, yaitu 400 dibagi di semua kelurahan Kecamatan Kendal dan 100 paket untuk petugas kebersihan.

“Pada Lebaran biasanya kebutuhan meningkat. Makanya kami buka bazar ini dengan harapan bisa membantu warga meringankan kebutuhan mereka. Jadi warga tinggal memenuhi kebutuan lainnya seperti pakaian atau lainnya,” kata Bupati Mirna Annisa. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tantangan Baru

MENJADI seorang marketing communication (Marcom) di sebuah perusahaan ritel handphone, membuat Myma Maya harus paham product knowledge dari merek handphone terbaru agar bisa tepat...

Lindungi dari Sinar UV Sampai Minimalisir Dampak Kecelakaan

RADARASEMARANG.COM, SEMARANG – Kaca film mobil ternyata punya fungsi ganda bagi keselamatan berkendara. Diantaranya adalah menolak panas, melindungi dari sinar UV matahari, terhindar dari...

Empat Tahun Pedagang Tempati Lokasi Darurat

DEMAK-Pemkab Demak diminta segera menyelesaikan pembangunan fisik Pasar Mranggen, Kecamatan Mranggen. Pasalnya, para pedagang sudah 4 tahun ini, menempati pasar darurat. Padahal, kondisi pasar...

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Rp 23 Miliar

MAGELANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Magelang menggandeng kader Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk memperluas cakupan kepesertaan. Inovasi...

Bisnis Butuh Inovasi dan Pembeda

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, berbagi ilmu bisnis kepada sejumlah siswa SMA/SMK di Indonesia, serta mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro...

Bank Jateng Bidik Rp 1,5 T DPLK

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sepanjang 2018 ini, Bank Jateng menargetkan mampu menembus Rp 1,5 triliun untuk program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Target itu terbilang...