Operasi Pasar, Stabilitas Harga Terjaga

275
MASIH STABIL : Selama Ramadan terjadi permintaan daging di Pasar Karangayu Semarang meningkat, namun harga masih stabil. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MASIH STABIL : Selama Ramadan terjadi permintaan daging di Pasar Karangayu Semarang meningkat, namun harga masih stabil. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Menjelang Lebaran, harga sejumlah komoditas di Pasar Semarang relatif stabil, bahkan mengalami penurunan. Hanya ada satu komoditas yang masih mengalami kenaikan, yakni daging ayam.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan akan terus mencari formula untuk membuat harga daging ayam bisa seperti harga komoditas lainnya yang mengalami penurunan.

”Kami telah melakukan mapping dan rata-rata kenaikannya sekitar Rp 2000-3000. Saya kira masih wajar daya belinya. Untuk harganya memang berbeda tiap-tiap pasar,” jelasnya sembari menambahkan untuk harga telur juga sudah mengalami penurunan.

Fajar terus mencari solusi karena oleh wali kota pihaknya diminta menstabilkan harga semua bahan pokok. ”Mudah-mudahan minggu ketiga turun lagi. Kami minta teman-teman pengusaha memasok yang standar, untuk bisa mengatasi ini,” jelasnya.

Salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga adalah dengan menggelar pasar murah. Hingga saat ini, dikatakan olehnya, pemerintah kota sudah menggelar pasar murah di 17 titik pasar. Hingga 11 Juni mendatang, ditargetkan akan terselenggara pasar murah di 33 titik pasar. Dalam pasar murah ini, dijual sejumlah komoditas seperti minyak goreng, beras, dan daging ayam dengan harga di bawah pasaran. ”Kisaran 500 sampai 1000 di bawah harga pasaran. Antusias masyarakat banyak,” ujarnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan bahwa dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran, memang ada dua program yang dijalankan pemerintah. Program tersebut adalah pasar murah yang sudah mulai dilakukan di beberapa titik. Kedua, yang akan dilaksanakan pada minggu terakhir sebelum Lebaran, yakni pasar murah di halaman Balaikota.

”Operasi pasar di pasar-pasar akan didrop barang-barang yang lebih murah. Ini merupakan komitmen pemerintah pusat, provinsi maupun kota untuk mengawal terus agar masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan aman nyaman dan insyaAllah tidak ada pedagang yang mremo secara berlebihan,” jelasnya. (sga/ida)