Melukis Pakai Perasaan

480
Haniatussa'adah (DOKUMEN PRIBADI)
Haniatussa'adah (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.COM – MELUKIS menjadi hobi Haniatussa’adah. Yang menarik, gadis kelahiran Jepara, 8 Oktober 1998 ini mengaku bisa menghasilkan sebuah lukisan maksimal justru saat perasaannya sedang bermasalah.

“Aku senang melukis justru saat keadaan lagi ada masalah atau lagi sedih. Melukis jadi media ekspresi. Melukisnya pakai rasa,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mahasiswi semester II jurusan Seni Rupa Prodi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini mengaku melukis sudah menjadi passion sejak kecil, tepatnya sejak duduk di bangku TK.
“Melukis sudah jadi passion.  Saya selalu diarahin dan didukung keluarga sampai saat ini. Keluarga sendiri basic-nya  juga seni. Jadi, seni sudah jadi bagian penting dalam hidupku,” ucapnya.

Dari hobinya ini, Hani telah menorehkan banyak prestasi di ajang lomba melukis. Bahkan  saat SMA, ia pernah menyabet juara 1 tingkat Jateng. “Kalau ikut lomba-lomba itu sudah sejak masih TK, terakhir Juara 1 Tingkat Jateng di Semarang, itu pas masih SMA kelas 3,” akunya.

Setidaknya, sudah ada 20 koleksi lukisan favorit dari hasil karyanya sendiri. Lukisan-lukisan tersebut juga kerap ditampilkan dalam kegiatan pameran di Jateng. “Ke depan pengin lukisan-lukisan saya bisa tembus di acara-acara pameren besar. Saya juga ingin, ilmu ini buat orang lain,” ucap gadis yang tinggal di Ampel Gading, Gunungpati ini. (mha/aro)