Disdikbud Manfaatkan Tarling Promosikan Museum

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Momen Ramadan dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah untuk mempromosikan salah satu aset dan destinasi wisata yang dimiliki oleh Jateng yakni Museum Ronggowarsito.

Kepala Disdikbud Jateng, Gatot B Hastowo melalui Kasi Kesiswaan Bidang Pembinaan SMA, Sugeng Alal menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka tarawih keliling (tarling) yang diselenggarakan oleh Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jateng.

“Karena Museum Ronggowarsito juga merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Disdikbud Jateng. Disdikbud memilih Museum Ronggowarsito sekaligus mengenalkan lagi tentang wisata edukasi ini,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (30/5).

Menurutnya, Museum Ronggowarsito selain menjadi kebanggaan Kota Semarang, telah dikenal lebih luas oleh masyarakat di Jawa Tengah. Diharapkan, dengan memilih museum sebagai lokasi pelaksanaan tarling, turut mendorong peserta yang hadir mengajak masyarakat luas untuk mengunjungi museum.

“Karena disini tidak hanya untuk wisata, tapi juga untuk edukasi. Karena museum merupakan tempat yang baik untuk edukasi maupun penelitian dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Menurutnya, tarling yang terselenggara di Disdikbud tidak boleh terus terpusat di kantor yang berada di Jalan Pemuda Nomor 134 Kota Semarang saja. Namun harus menyesuaikan dengan nama kegiatan yakni tarawih keliling sehingga tempatnya pun dilakukan di masing-masing UPT Disdikbud Jateng yang berada di Kota Semarang. “Harus muter di titik-titiknya dinas. Untuk museum ini, harapannya dapat lebih mengangkat namanya lagi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, bertindak sebagai penceramah adalah Prof Dr Suparman Syukur MAg dari UIN Walisongo. Hal ini merupakan bentuk kerjasama da’i Jateng dengan da’i yang di Disdikbud Jateng. (tsa/adv/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -