Warga Diminta Waspadai Orang baru

331
BANTUAN – Bupati Batang Wihaji memberikan bantuan kepada warga Reban saat tarawih keliling. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BANTUAN – Bupati Batang Wihaji memberikan bantuan kepada warga Reban saat tarawih keliling. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Maraknya kasus terorisme di Indonesia, menuntut warga lebih hati-hati dan waspada dengan hadirnya orang baru yang mencurigakan di lingkungan mereka. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat melakukan tarawih keliling ke pedesaan.

“Saya harap masyarakat Wonorojo harus waspada apabila bertemu dengan orang baru yang kelihatannya aneh-aneh.  Bisa konsultasi dengan para kiai, alim ulama, kades maupun RT. Tetapi kita juga tidak boleh menghakimi sendiri maka kita perlu konsultasikan dahulu,” imbau bupati, di Masjid Baitusalam Ddesa Wonorojo Kecamatan Reban, pada Selasa malam (29/5/18).

Kedatangan rombongan bupati beserta wakilnya dan para pejabat tersebut untuk menyambung silaturahmi dan menyampaikan informasi program Pemkab Batang.

Seperti program santunan kematian, insentif guru madrasah diniyah sebesar Rp 1,2 juta per tahun. Kemudian program pemberian dana operasional untuk rukun tetangga, serta program santunan anak yatim piatu.

“Program sosial ini merupakan kewajiban pemkab untuk mengurus semua kebutuhan masyarakat Batang. Namun karena keterbatasan keuangan, maka pelan-pelan dan bertahap. Karena ini bagian semangat dari pemkab untuk membantu semua masyarakat Kabupaten Batang,” jelasnya.

Terkait program fisik khususnya pembangunan jalan, tahun ini yang diprioritaskan jalan kota. Sedangkan tahun depan di masing-masing kecamatan.

Kades Wonorojo, Nastain menyampaikan terima kasih kepada bupati bersama jajarannya yang telah hadir di Desa Wonorojo.

Pada kesempatan tersebut bupati memberikan bantuan untuk masjid yang diterima takmir Khairudin. Dan bantuan untuk yatim piatu serta para jompo. (han/lis)