Terkena Rob, Ribuan Warga Mengungsi

Polda Jateng Bantu Sembako

324
TINJAU – Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono bersama Kapolres Pekalongan Kota dan Wali Kota Pekalongan meninjau pengungsi di GOR Jatayu. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
TINJAU – Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono bersama Kapolres Pekalongan Kota dan Wali Kota Pekalongan meninjau pengungsi di GOR Jatayu. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono berkunjung sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir rob wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan, Senin (28/5) di GOR Jatayu Kota Pekalongan.

Kapolda menyampaikan rasa prihatin yang mendalam terhadap para korban bencana rob yang terjadi di wilayah pantai utara Provinsi Jateng. Khususnya masyarakat Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan yang terjadi setiap tahun.

“Penyerahkan bantuan sembako kepada para korban banjir rob ini dalam rangka meringankan penderitaan masyarakat di tengah suasana bulan Ramadan,” tuturnya.

Acara tersebut dihadiri Forkopimda Kota Pekalongan Kabupaten Pekalongan, para kapolres eks Polwil Pekalongan, Sekda Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, serta sejumlah pimpinan SKPD.

Selanjutnya, kapolda didampingi wali kota dan bupati serta PJU Polda mengecek lokasi banjir rob yang ada di sekitar Kecamatan Pekalongan Utara, Mapolsek Pekalongan Utara serta pengungsi di Kelurahan Tegaldowo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz mengatakan Kota Pekalongan beberapa tahun terakhir ini dilanda musibah banjir rob yang tidak berkesudahan. Beberapa hari terakhir rob cukup besar sudah menggenangi beberapa wilayah kelurahan di Kecamatan Pekalongan Utara dan sebagian Kecamatan Pekalongan  Barat.

“Adapun wilayah yang terdampak rob adalah Kelurahan Bandengan, Padukuhan Kraton, Kandang Panjang, Panjang Wetan, Panjang Baru, Krapyak, Pasir Kraton Kramat,  dan Tirto, luas genangan 1.363,13 ha ketinggian air mencapai 10 sampai dengan 100 cm. Data terakhir menyebutkan jumlah korban terdampak rob 20.818 KK dan warga yang mengungsi sebanyak 3.732 jiwa,” terang wali kota.

Saat ini terdapat kurang lebih 31 titik pengungsian. Antara lain di aula Kecamatan Pekalongan Utara, aula kelurahan, rusunawa, SD Dukuh, Citra Garden, musala-musala dan tempat yang memungkinkan untuk menjadi tempat mengungsi.

“Warga yang terdampak rob apabila siang hari kembali ke rumah masing-masing dan kembali ke pengungsian sore hari. Karena pasang surutnya air laut,” lanjutnya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada para relawan, donatur yang telah memberikan bantuan warga terdampak rob. (han/lis)