Menag : Esensi Agama untuk Kemanusiaan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifuddin mengajak semua umat beragama untuk kembali pada esensi ajaran agama. Menurutnya, pada hakikatnya paham dan pengamalan agama haruslah moderat atau tidak ekstrem.

“Esensi agama adalah untuk kemanusiaan. Maka ekstriminitas dalam beragama adalah perilaku atau tindakan yang justru merendahkan harkat martabat manusia atau yang bertolak belakang dengan ajaran agama itu sendiri. Maka saya minta, kita harus kembali pada esensi agama,” kata Lukman saat acara Perayaan Tri Suci Waisak 2562/2018 di Plataran Candi Borobudur Magelang, Selasa (29/5) petang.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) serta para pemuka agama Buddha (biksu) yang telah terus-menurus mengembangkan kehidupan keagamaan semakin berkualitas. “Saya meyakini, para biksu, juga lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Walubi terus memberikan pencerahan kepada umat. Saya berharap kualitas kehidupan keagamaan di Indosesia ke depan semakin baik,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Walubi Siti Hartati Murdaya mengajak umat untuk terus mengikuti dan mengamalkan ajaran Sang Buddha Gautama. “Momen Waisak ini, mari kita jadikan ajang instropeksi diri, ke depan senantiasa berbuat kebajikan. Mari lawan egoisme, perangi kebodohan, perangi kemaksiatan,” ajaknya. Dalam momen Waisak ini, ia juga berdoa untuk bangsa Indonesia agar ke depan terus menjadi bangsa yang baik dan kuat.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi melepas kirab berbagai sarana pujabakti Waisak 2018 oleh ribuan umat Buddha bersama para biksu dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Selasa siang.

Ribuan masyarakat umum menyaksikan di tepi jalan yang dilalui umat dan para biksu yang kirab sepanjang sekitar tiga kilometer dari Candi Mendut menuju Candi Agung Borobudur. Kirab juga diikuti kendaraan hias pembawa api dharma, air berkah, kitab suci Tripitaka, relik Sang Buddha. (san/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -