MEWAH: Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang dibangun mewah. Terminal baru ini akan dioperasionalkan mulai 6 Juni mendatang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEWAH: Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang dibangun mewah. Terminal baru ini akan dioperasionalkan mulai 6 Juni mendatang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani akan dioperasikan pada 6 Juni mendatang. Terminal baru ini akan menambah kapasitas penumpang bandara menjadi 7 juta per tahun atau 19 ribu per hari.  Tentu saja pengoperasian pada 6 Juni nanti belum 100 persen selesai. Namun sudah jauh lebih baik dibanding dengan kondisi di terminal lama.

“Kalau dengan kapasitas 7 juta penumpang setahun, maka dihitung rata-rata penumpang per hari 19 ribu orang. Kalau diperhitungkan dari kondisi pada saat lebaran tahun lalu sebanyak 16.700 penumpang, maka jumlah itu di atas kapasitas yang ada jika tahun ini meningkat 18 ribu. Jadi, masih di atas jumlah penumpang tertinggi per hari,” jelas Dirut Angkasa Pura, Faik Fahmi di Exhibition Hall Terminal Baru, kemarin (29/5).

Faik Fahmi menambahkan, pada 5 Juni akan dilakukan boyongan dari terminal lama menuju terminal baru, dan 6 Juni mendatang akan dilakukan pengoperasian penerbangan perdana dari terminal baru ini.

Dikatakan, Bandara Ahmad Yani merupakan bandara yang sangat penting bagi masyarakat di Jateng. Karena berdasarkan statistik, jumlah penumpang yang datang ke Bandara Ahmad Yani pada 2017 mencapai 4,4 juta orang.

“Kapasitas bandara lama sangat tidak memenuhi standar. Biasanya dalam kondisi lebaran akan menimbulkan persoalan yang sangat krusial,” katanya.

Dilihat dari data statistik tahun lalu, imbuhnya, jumlah pengunjung bandara tertinggi saat lebaran sebanyak 16.700 penumpang per hari. Dan pada 2018 ini diprediksi trafiknya akan tumbuh sekitar 8 persen, menjadi 18 ribu penumpang per hari.  “Sehingga kami melakukan proses percepatan dalam pembangunan Bandara Ahmad Yani ini,” ujarnya.

Menurut Faik, progres pembanguna terminal baru Bandara Ahmad Yani masuk dalam proyek strategi nasional. Selain Bandara Ahmad Yani, PT Angkasa Pura juga mengelola proyek nasional yang harus diselesaikan, yakni bandara di Kulon Progo, dan Banjarmasin.

Direktur Teknik Lukman F Laisa mengatakan, proyek terminal Bandara Ahmad Yani akan diselesaikan pertengahan tahun depan, yakni pada Juni 2019, termasuk water manajemen. “Kontrak dengan paket 4 akan berakhir pada Mei, kemudian paket III akan berakhir pada November, dan kontrak dengan water manajemen akan berakhir Juni 2019,” katanya.

Direktur Operasi Waskita Karya, Didit Oemar Prihadi, mengatakan, proyek terminal baru Bandara Ahmad Yani sebanyak 30-35 persen lebih cepat dari jadwal. Semula akan diselesaikan pada November, tetapi sudah bisa beroperasi pada 6 Juni mendatang. “Kontraknya diawali 26 Mei 2017 hampir satu tahun lebih tiga hari bisa diselesaikan,” ujarnya. (hid/aro)