No menu items!
Array

Balon Anggota DPD Menang Lawan KPU 

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Bakal calon (Balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jateng, Awigra, berhasil menang dalam gugatannya melawan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah. Majelis pemeriksa yang dipimpin Ketua Bawaslu, Fajar Saka, mengabulkan permohonan Awigra dalam sidang putusan dugaan pelanggaran administrasi pemilihan umum (Pemilu) 2018.

Fajar menyatakan KPU Jateng terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran administrasi tentang tata cara dan prosedur penyerahan dokumen syarat dukungan calon perseorangan peserta pemilihan umum calon anggota DPD RI. “Memerintahkan kepada KPU Jateng segera melakukan perbaikan administrasi terhadap tata cara dan prosedur penyerahan dokumen syarat perseorangan anggota DPD atas nama Awigra, ” kata Fajar Saka dalam petikan putusannya.

Menanggapi putusan tersebut, Ketua Tim Kuasa Hukum Awigra, Teguh Purnomo,  mengaku bersyukur atas keputusan tersebut. Pihaknya memastikan, kliennya tetap akan bekerja secara profesional, agar langkah selanjutnya tak sia-sia.

“Sidangnya berlangsung seminggu, baru Senin kemarin diputus. Setidaknya keputusan ini mencerminkan keadilan, ” kata Teguh Purnomo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (29/5).

Sedangkan, Awigra mengaku gembira. Ia memastikan, akan lebih berhati-hati dalam proses selanjutnya. Ia menilai, sebagai warga negara Indonesia berhak bergembira atas kemenangan ini. KPU terbukti melakukan pelanggaran administrasi.

“Putusan ini, pencalonan saya kembali terbuka. Saya sudah mendapat banyak peringatan untuk lebih hati-hati pada proses selanjutnya. Demi Indonesia yang bersih, adil, dan lestari, ” imbuhnya.

Perlu diketahui, Awigra melaporkan KPU kepada Bawaslu Jateng karena diduga melakukan pelanggaran administrasi dalam pencalonan sebagai DPD Jateng. Setelah menerima laporan, Bawaslu Jawa tengah melaksanakan sidang dugaan pelanggaran administrasi dengan menghadirkan saksi pelapor, saksi terlapor, saksi ahli dari pihak pelapor, dan mengumpulkan barang bukti.

Awigra didampingi puluhan advokat yang tergabung dalam Jaringan Advokasi Hukum Pemilu (JAHP), dua di antaranya mantan Ketua Umum Forum Jurnalis Komisi Yudisial (Forjuky) Jateng, Muhammad Dasuki dan mantan Presiden Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muria Kudus (UMK), Joko Sutrisno, yang saat ini keduanya berprofesi advokat. (jks/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -