28.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Perbuatan Baik akan Berbuah Baik

Malam Ini Detik-Detik Waisak di Borobudur

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Ratusan biksu Buddha melakukan ‘Pindapata’ atau meminta derma di sepanjang Jalan Pemuda (Pecinan) Kota Magelang, Senin (28/5). Pindapata merupakan rangkaian kegiatan menjelang perayaan Tri Suci Waisak 2562 BE/2018 yang akan dipusatkan di Candi Borobudur, Selasa (29/5) ini.

Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah David Hermanjaya mengatakan, tradisi ini memiliki makna derma. Setiap biksu membawa periuk kosong sambil berjalan rapi menyusuri sepanjang Jalan Pemuda. Puluhan warga dan umat Buddha lalu mengisi periuk-periuk itu dengan berbagai sedekah, seperti uang, makanan, dan minuman.

“Makna pindapata adalah sedekah. Umat yang memberi sedekah akan mendapat pahala besar. Kami juga percaya karma, kalau berbuat baik maka akan berbuah baik di masa datang,” jelas David.

Sebelum turun ke jalan, para biksu dari sangha Mahayana dan Teravada itu melakukan ritual puja bakti (doa bersama) di Kelenteng Liong Hok Bio, yang terletak di ujung utara Jalan Pemuda. Segenap umat Buddha juga mengikuti prosesi tersebut.

Ketua Umum Walubi Hartati Murdaya menjelaskan, rangkaian Waisak telah dimulai dengan baksos pengobatan gratis di pelataran Candi Borobudur pada Jumat (25/5), penyemayaman api dharma dan air berkah di Candi Mendut, Senin (28/5), kirab sarana puja dan umat Buddha dari candi Mendut ke candi Borobudur, Selasa (29/5) siang dan diakhiri dengan detik-detik Waisak ditandai dengan pelepasan ribuan lampion di candi Borobudur, Selasa (29/5) malam. (had/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -