33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Komisi A DPRD Batang Belajar di Mal Pelayanan Publik Batam

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, BATAM – Mal Pelayanan Publik (MPP) di Batam Centre menjadi ikon pelayanan prima sebuah pemerintahan di Indonesia. Hal tersebut membuat anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang datang dan belajar langsung kepada pengelolanya.

Mal Pelayanan Publik tersebut baru diresmikan Presiden pada bulan April 2018 lalu. Melayani berbagai macam kebutuhan masyarakat. Dari berbagai instansi bahkan dari pelayanan bidang swasta juga tersedia komplit.

Hadir dalam kesempatan tersebut seluruh anggota Komisi A dengan Katua Komisi H Purwanto. Rombongan diterima langsung oleh Kabid Promosi Data dan Informasi Verbian Hidayati dan para staf dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayana Terpatu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Batam.

“Di tempat kami hampir 90 persen pelayanan publik di Batam sudah dilayani di tempat ini,” ucap Kabid Promosi Data dan informasi DPMPTSP Kota Batam Verbian Hidayati, saat bertemu dengan rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Batang, Rabu (23/5).

Dijelaskan Verbian, diantara instansi yang sudah membuka layanan adalah Bea Cukai, DPMPTSP Kota Batam, Imigrasi, Notaris, BP Batam, dan sejumlah perizinan lainnya, termasuk konter Bank BNI.

Terbilang memawah dan komplit ungkap Verbian, bahwa Mal ini merupakan project nasional, dan perintah langsung dari Presiden RI melalui Kementira Aparatur Negara. Dan diakui memang mengadaptasi pelayanan serupa yang ada di beberapa negara di Eropa dan sebagian Asia.

Lokasi yang digunakan juga sebenarnya bukan aset miliki Pemerintah Kota Batam, namun gedung serbaguna milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, yang merupakan tempat pameran. Dalam pembuatannya agar lebih menarik dan futuristik, mereka mengandeng perkumpulan Arsitektur Batam. Mereka menyewa hingga tahun 2022, awal tahun menggratiskan biaya sewa, namun tahun berikuitnya setiap tenan diwajibkan membayar biasa sewa lahan.

“Awalnya kita memiliki kendala dalam mengumpulkan pelayanan, karena setiap lembaga memiliki cara dan standarisasai sendiri. Namun berkat bantuan pemerintah pusat dan kementrian yang berwenang sehingga bisa mudah koordinasi dengan lembaga-lembaga tersebut,” terangnya.

Anggota Komisi A Hj Junaenah mengaku cukup kagum dan salut dengan mal pelayana tersebut. Karena ngurus apa saja ada, sampai nikah di tempat tersebut pun bisa, karena sudah disediakan KUA bahkan ruangan akad nikah. “Pelayanan di sini luar biasa, di MPP lantai satu ada 121 jenis perizinan khusus ,” katanya.

Ketua Fraksi PDIP ini, menambahkan,  dari 121 pelayanan antara lain 71 perizinan di dinas, perizinan BP2RD Dispenda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Cipta Karya. Sehingga total 121 perizinan yang ada di Pemkot Batam beroperasi di MPP.

Ditambahkan anggota Komisi A lain, Istiana Gustian, pada prinsipnya MPP ini diharapkan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Pihaknya berharap bisa menyerap dan belajar bagaimana pelayanan di MPP.

“Walaupun untuk ditiru di Kabupaten Batang masih cukup jauh, namun kami bisa memiliki informasi  dan bagaimana pengelolaannya. Jika ke depan ingin dilakukan hal yang sama, kami sudah punya bekalnya,” kata Politisi dari Fraksi Golkar ini. (han/adv/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jual Makanan Tak Layak, Hanya Ditegur

KAJEN - Menjelang bulan Ramadan, petugas Sat Reskrim Polres Pekalongan bersama Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan, Selasa (23/5) melakukan sidak makanan dan minuman kedaluwarsa...

Galakkan Gerakan Tanam Cabai

WONOSOBO - Seruan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengenai gerakan tanam (gertam) cabai mulai dilaksanakan warga daerah. Seperti di Wonosobo, sejumlah komunitas dan kelompok ibu-ibu...

Job Fair Tak Tepat Sasaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Program ketenagakerjaan inklusif yang sebelumnya diyakini dapat menjadi solusi bagi pengangguran dirasa kurang tepat sasaran. Hal ini didapat dari fakta ketika...

299 Minimarket Tak Berizin

”Saya berharap sesegera mungkin toko modern yang tidak berizin ditertibkan. Kalau bisa di-police line.” Supriyadi Ketua DPRD Kota Semarang SEMARANG - Maraknya minimarket ilegal di Kota Semarang...

Kumpulkan Rp 612 Juta

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID- Penggalangan bulan dana PMI tahun ini dikomandoi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang. Total dana yang berhasil dikumpulkan lebih dari Rp612 juta. Ketua...

Perpustakaan Jadi Tujuan Wisata Baru

SALATIGA - Perpustakaan Kota Salatiga yang berada di Jalan Adi Sucipto menjadi salah satu tempat bagi masyarakat di bulan Ramadan ini untuk meluangkan waktu...