KESAKITAN: Petugas kepolisian dibantu warga sekitar mengevakuasi Rohim, sopir truk tronton yang terjepit kabin setelah mengalami kecelakaan di Pantura Desa Rejosari, Minggu (27/5). (​BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KESAKITAN: Petugas kepolisian dibantu warga sekitar mengevakuasi Rohim, sopir truk tronton yang terjepit kabin setelah mengalami kecelakaan di Pantura Desa Rejosari, Minggu (27/5). (​BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Diduga akibat sopir ugal-ugalan, sebuah truk tronton menabrak dump truk yang hendak memutar arah di jalur pantura Desa Rejosari, Kecamatan Brangsong, Minggu (27/5). Tidak ada korban jiwa, tapi  seorang sopir terluka dan sempat terjepit di kabin truk.

Sopir tronton bernopol B 9503 UEV, Rohim, 60, warga Karawang, Jawa Barat, kedua kakinya tersepit di antara bagian depan dan samping kanan kabin setelah truknya menabrak papan reklame SPBU Cangkirng. Sementara sopir dump truk berikut kendaraan dan muatannya yang ditabrak memilih langsung kabur. Sopir dump truk yang ugal-ugalan itu diduga nekat memutar balik saat kondisi jalan ramai.

Proses evakuasi berlangsung lebih kurang setengah jam. Rohim terus menjerit kesakitan saat sejumlah petugas polisi dibantu warga berusaha mengevakuasi tubuhnya.  Ia harus menahan rasa sakit akibat kaki terjepit dan patah.

Lamanya evakuasi lantaran warga menggunakan alat seadanya untuk mencongkel kabin yang ringsek dan menjepit kaki Rohim. Setelah berhasil dievakuasi, sopir truk tronton ini kemudian dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil patroli Polsek Brangsong.

Menurut Rohim, kejadian bermula ketika ia melaju dari arah barat dengan kecepatan stabil. Namun saat sampai lokasi kejadian, ia dikagetkan dengan adanya sebuah truk dump yang hendak memutar arah secara tiba-tiba. “Saya mencoba menghindar namun menabrak bagian belakang truk dump, hingga oleng ke kiri. Kejadian begitu cepat kemudian truk saya ini menabrak  papan nama SPBU Cangkring ini,”  katanya.

Saksi mata Feri Setiawan, warga sekitar, mengaku melihat tronton melaju cukup kencang ketika mencoba menghindari truk dump yang hendak memutar arah. “Posisi bodi truk dump sebagian masih di jalur sehingga tronton tidak bisa menghindar dan menabrak bagian belakang. Setelah itu sopir dump truk kabur bersama kendaraannya,” kata Feri. (bud/ton)