JALUR PUTUS-Kondisi longsor di ruas jalan Desa Timbangsari, Kecamatan Kandangserang yang saat ini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. (TAUFIK HIDAYAT/RADAR SEMARANG)
JALUR PUTUS-Kondisi longsor di ruas jalan Desa Timbangsari, Kecamatan Kandangserang yang saat ini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. (TAUFIK HIDAYAT/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Hujan deras yang terjadi sejak Jumat (25/5) lalu mengakibatkan musibah longsor di Kecamatan Kandangserang dan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Ruas jalan Desa Kasimpar menuju Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, tepatnya di Blok Jembatan Kali Bisu Kasimpar terputus. Jalan sepanjang 35 meter dan lebar 4 meter tersebut tertutup longsoran material tanah setebal 1 meter. Tumbukan batu besar juga menghalangi jalan tersebut.

Bencana longsor juga terjadi di ruas jalan Desa Timbangsari, Kecamatan Kandangserang. Jalan sepanjang 500 meter yang menghubungkan Desa Timbangsari dengan Lebakbarang tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, karena lebar jalan yang semula 6 meter kini tinggal menyisakan 1 meter. Sisanya tergerus longsor hingga kedalaman lebih dari 45 meter. Akibatnya akses jalan dari Timbangsari menuju kantor kecamatan Kandangserang terputus.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko mengungkapkan, longsor di Petungkriyono dan Kandangserang terjadi setelah hujan deras mengguyur hingga lebih dari 3 jam. “Untuk jalan Kasimpar menuju Yosorejo di Petungkriyono, material longsor sudah dibersihkan sejak Sabtu (26/5) kemarin. Daat ini sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat. Sedangkan untuk ruas jalan Desa Timbangsari Kandangserang, hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki atau roda dua, itupun harus ektra hati-hati,” ungkap Bambang, Minggu (27/5).

BPBD mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsoran. Terutama di Desa Kasimpar karena material longsoran berupa batu-batu berukuran besar.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan camat setempat, serta Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Pekalongan untuk segera membuat konstruksi jembatan yang rusak di Kecamatan Petungkriyono.

“Sedangkan ruas jalan Desa Timbangsari – Lebakbarang, kami sudah koordinasi dengan camat Lebakbarang dan kades serta DPU Taru Kabupaten Pekalongan, maka untuk penanganan darurat segera kami laksanakan. Karena ruas jalan tersebut berkaitan untuk dilalui mobilisasi kegiatan pekerjaan rehabilitasi rekonstruksi dengan tahun anggaran 2018 ini,” kata Bambang. (thd/ton)