TNI AL Bentengi Masyarakat Pesisir dari Paham Radikalisme

101
SERTIJAB : Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Surabaya, Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H (tengah) salam komando dengan komandan Lanal Semarang dari Kolonel Laut Hanarko Djodi Pamungkas (kanan) kepada Kolonel laut (p) Heri Triwibowo, SE, (kiri) di lapangan Mako Lanal Semaraang, kemarin. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
SERTIJAB : Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Surabaya, Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H (tengah) salam komando dengan komandan Lanal Semarang dari Kolonel Laut Hanarko Djodi Pamungkas (kanan) kepada Kolonel laut (p) Heri Triwibowo, SE, (kiri) di lapangan Mako Lanal Semaraang, kemarin. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) mulai melakukan deteksi dini untuk menangkal paham radikalisme. Salah satunya dengan melakukan pembinaan terhadap masyarakat pesisir, yang notabene memiliki dinamika yang cukup tinggi.

“Masyarakat ini mempunyai nasionalisme yang cukup tinggi dan kita akan mengajak mereka terlibat aktif dalam kontek pembangunan, utamanya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di wilayah Lanal Semarang ini,” kata Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Surabaya, Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H, usai upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Lanal Semarang dari Kolonel Laut Hanarko Djodi Pamungkas kepada Kolonel laut (p) Heri Triwibowo, SE, kemarin (26/5) di lapangan Mako Lanal Semaraang, kemarin.

Laksamana Pertama Edwin menambahkan, potensi sumber daya yang terkandung di daerah pesisir pantai utara Jawa (Pantura) dan perairan laut Jawa di kawasan Semarang, merupakan sandaran hidup dan masa depan yang cerah bagi masyarakat wilayah ini.

“Untuk itu perlu adanya upaya guna lebih mendinamisasikan pembangunan kelautan, mulai penanaman semangat karakter jiwa bahari, pembinaan masyarakat desa pesisir, sampai kepada upaya konseptual pendayagunaan potensi kelautan melalui penerapan teknologi tepat guna,” tegasnya

Menurutnya, di balik besarnya potensi kekayaan yang ada, harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap kemungkinan timbulnya berbagai ancaman dan kerawanan pelanggaran tindak pidana di laut.

Untuk itu tugas pokok pangkalan tentu tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama pejabat pemerintah daerah dan unsur muspida serta segenap lapisan masyarakat.

“Pejabat komandan pangkalan yang baru agar selalu meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Pemda dan instansi diwilayah kerja,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi, Pangdam IV/ Diponegoro Mayjend TNI Wuryanto serta jajaran dari Kepolisian. (hid/zal)