Jaga Stabilisasi Harga dan Lakukan Zonasi

129

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng diharapkan bisa menjaga stabilitas harga sembako selama puasa dan Lebaran.

“Harga sembako selalu menjadi perhatian selama Ramadan. Setiap kepala daerah di provinsi ini harus bisa melakukan zonasi pasar tradisional dan pasar modern,” kata Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi.

Ia menambahkan, selain menjaga harga sembako tetap stabil, pemerintah daerah juga bisa melakukan zonasi agar pasar tradisional yang menjual sembako tetap menjadi tujuan utama masyarakat dan pasar modern masih bisa mengembangkan usahanya.

“Pasar tradisional harus diperhatikan, agar masyarakat tidak dirugikan dan jangan sampai stok tidak ada,” tambahnya.

Pengalaman setiap tahun, tren harga naik itu selalu terjadi menjelang Lebaran. Hal itu yang menjadi tugas pemerintah untuk melakukan pemetaan harga sembako agar tetap stabil selama Ramadan. Persoalannya masih ada kebutuhan masyarakat yang sulit terbeli.

“Harus ada jaminan kesediaan stok di pasar. Sehingga harganya bisa stabil,” tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, Arif Sambodo mengatakan, harga sembako kini cenderung stabil dan terkendali. Ke depan yang perlu diperhatikan yakni stok sembako tetap aman hingga Lebaran.

“Jika stok sembako itu tidak seimbang, kemungkinan harga-harga jadi naik,” kata Arif.

Ia menambahkan, pihaknya selalu memonitor pasar rakyat yang ada di setiap daerah di Jateng.  Hasilnya sejauh ini rata-rata harga sembako di pasar masih normal, kecuali daging ayam yang kini harganya mulai naik.

“Menjelang Lebaran stoknya masih aman dan harga masih stabil sepanjang masyarakat tidak berlebihan saat berbelanja apalagi menimbun stok,” tandasnya. (fth/zal)