Dorong Masyarakat Awasi Dana Desa

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – AWAL pengembangan TI Desa, diakui Bupati Junaedi berawal dari implementasi UU Desa tahun 2015 bahwa desa wajib menggunakan TI. Padahal, masyarakat desa maupun pemerintah desa belum semuanya mengetahui tentang teknologi. “Karena itulah, kami gagas cara meningkatkan masyarakat desa mel TI. Kemudian kami terapkan ebudgeting dan eplanning, sehingga semua orang bisa melihat dan berpartisipasi aktif,” katanya.

Bupati Junaedi juga mendorong peran serta masyarakat dalam mengawasi dana desa. Pasalnya, dengan sistem Sidekem dan sistem pengelolan keuangan desa, semua orang bisa melihat dan mengawasi.

“Saya bersyukur, Desa Jurangmangu, salah satu desa di Kecamatan Pulausari Kabupaten Pemalang yang berada di bawah Gunung Slamet, justru memasang papan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes),” tuturnya bangga dengan transparansi desa yang masif.

Karena itulah, imbuhnya, untuk program melek TI dan penguatan aplikasi di desa tahun 2018, salah satu peruntukan dana desa adalah pengadaan komputer. Setiap desa harus dilengkapi website desa yang memuat profil desa. Web desa ini, langsung dikoneksikan ke Dinas Komunikasi dan Informasi (Dikominfo) Kabupaten Pemalang. Sedangkan fungsionalnya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dispermasdes).

“Kami juga telah merespon program Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pembagian sejuta domain dan penguatan desa. Bahkan, kami dipandang responsif sehingga mendapatkan 2500 domain. Kami sudah membuat aplikasi lagi, sehingga pelayanan masyarakat di Pemalang akan mengarah ke digitalisasi,” jelasnya.

Ditegaskan, program pemerintahan harus ter-planning dan ada pengembangan. ”Saya membuat program TI Desa ini, bekerja sesuai dengan apa yang harus dilakukan. Kalau ada pengakuan dan mendapat penghargaan, itu bonus,” katanya. (adv/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -