Warga Indonesia Diajak Perkuat Kerukunan

418
DAMAI : Sejumlah dokter sedang memeriksa warga yang mengikuti pengobatan gratis dalam rangkaian perayaan Waisak di Taman Lumbini Plataran Candi Borobudur Magelang, Jumat (25/5). (Ahsan fauzi/radar kedu)
DAMAI : Sejumlah dokter sedang memeriksa warga yang mengikuti pengobatan gratis dalam rangkaian perayaan Waisak di Taman Lumbini Plataran Candi Borobudur Magelang, Jumat (25/5). (Ahsan fauzi/radar kedu)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Ribuan warga dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti kegiatan bakti sosial (baksos) pengobatan gratis oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) di Taman Lumbini Plataran Candi Borobudur Magelang, Jumat (25/5). Kegiatan tersebut, merupakan kegiatan pembuka rangkaian Perayaan Waisak 2562/2018.

Ketua Walubi Siti Hartati Murdaya menuturkan, kegiatan pengobatan gratis ini melibatkan 180 dokter, baik dokter umum, dokter gigi dan spesialis. Mereka juga dibantu tim paramedis. “Kami juga melibatkan mahasiswa kedokteran dari kampus-kampus ternama di Indonesia yang memiliki Fakultas Kedokteran, seperti Universitas Trisakti Jakarta, Universitas Prof Moestopo Beragama Jakarta, UGM Yogjakarta, Unsoed Purwokerto dan kampus lainnya,” ucap Hartati usai upacara pembukaan.

Pengobatan gratis ini sifatnya umum, untuk semua umat, tanpa melihat suku, ras dan agama. Hartati berharap, dengan adanya gerakan kemanusiaan dari semua agama di Indonesia ini, kesejukan, kedamaian dalam peran warga negara Indonesia dalam berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tercipta. “Kami mengajak semua warga negara Indonesia untuk melawan keserakahan, kemarahan, kebencian dan kegelapan batin. Mari kita perkuat kerukunan, saling membantu, mengisi dan menggalakkan kebajikan,” ajaknya.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan dalam rangkaian perayaan Waisak tahun ini. Mulai dari pengambilan air berkah dari Umbul Jumprit Kabupaten Temanggung dan upacara pengambilan api alam di Purwodadi Grobogan. Air dan api selanjutnya dibawa ke Candi Mendut untuk disemayamkan dengan doa-doa suci sebelum dibawa ke Candi Borobudur . Terakhir, pelaksanaan Puja Bakti menyambut detik-detik Waisak.

Sementara itu, Dirjen Bimas Agama Buddha Kementerian Agama (Kemenag) RI Caliadi, mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Walubi yang tanpa sekat, tanpa melihat suku, ras dan agama. “Dengan kegiatan pengobatan gratis ini, semoga kerukuan intern umat beragama, antar umat beragama di Indonesian bisa tercipta. Mari kita junjung tinggi toleransi,” pintanya. (san/ton)