31.2 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Ruang Kelas akan Diperiksa

Jelang PPDB SD dan SMP

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang berencana akan memverifikasi ruang kelas tiap-tiap sekolah menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Langkah ini sebagai upaya untuk memastikan kapasitas ruangan agar ideal dengan jumlah siswa.

Kepala Disdikbud Kota Magelang Taufik Nurbakin mengatakan, sudah cukup lama pihaknya tidak melakukan verifikasi ruang kelas di tiap sekolah tingkat SD dan SMP. “Akan segera kami lakukan, kalau bisa sebelum pelaksanaan PPDB yang pendaftarannya pada 5-7 Juni mendatang. Siswa baru yang nanti duduk di kelas 1 SD dan SMP bisa nyaman belajar di kelasnya,” kata Taufik, Jumat (25/5).

Taufik menjelaskan, berdasarkan standar kebutuhan, setiap anak membutuhkan ruangan seluas 2 meter persegi. Sehingga untuk ruang kelas yang rata-rata berukuran 4 x 8 meter persegi, idealnya diisi maksimal 24 anak. “Tapi di lapangan, biasanya sampai diisi 28 orang. Tidak masalah kalau masih nyaman,” terang Taufik.

Berdasarkan catatan Disdikbud, tiap sekolah rata-rata sudah menerapkan ruangan kelas yang ideal bagi para muridnya. Jumlah ideal siswa dalam kelas, menurut Taufik, untuk tingkat SD setiap ruang kelas maksimal diisi 28 anak, sedangkan SMP maksimal 32 anak.

“Kalau ada yang lebih dari itu, dipastikan siswa tidak akan nyaman belajarnya. Verifikasi kelas ini juga tidak hanya persoalan luas ruangan, tapi juga fasilitas di dalamnya yang mendukung proses belajar mengajar,” jelas Taufik.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Magelang Kartono menilai, verifikasi ruang kelas memang penting dilakukan untuk dapat menuju ruangan kelas yang ideal. “Kalau idealnya 24 siswa untuk ukuran kelas 4 x 8 meter, ya sebaiknya diisi sesuai jumlah ideal itu. Tapi memang masalahnya tidak sesederhana itu. Tidak masalah kalau selama murid itu nyaman atau tidak terganggu belajarnya,” imbuh Kartono.

Kartono meminta Disdikbud dan pihak sekolah agar memperhatikan betul kenyamanan ruang kelas bagi para siswa. Aturan ideal tidak sekadar luas ruangannya saja, tetapi juga fasilitas anak dalam belajar di sekolah. “Perhatikan juga kondisi meja, kursi, papan tulis, dan lainnya, termasuk ventilasi udara agar anak benar-benar enak belajarnya,” tukas Kartono. (had/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Sesuai Jadwal, asal Dapat Izin

SEMARANG – Kompetisi Divisi Utama 2015 yang akan diikuti oleh PSIS Semarang dipastikan akan bergulir sesuai jadwal. Yaitu kick off kompetisi kasta kedua itu...

PP Siapkan 5.000 Personel Amankan Ustadz Somad

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah bakal mengerahkan 5.000 personelnya mulai dari Kendal, Semarang, Demak, Boyolali, Salatiga untuk mengawal kedatangan ulama...

Perlu Sanksi Berat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang mendesak Pemkot Semarang memberikan sanksi berat kepada kontraktor yang merusak anggaran APBD Kota Semarang, karena tidak bisa menyelesaikan...

Dibiayai Hibah, Sekolah Dibongkar Paksa

DEMAK-Gedung sekolah di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen telah dibongkar paksa. Kendati sebagian dari anggaran pembangunannya, menggunakan dana hibah. Akibatnya, masyarakat dan para siswa sekolah...

More Articles Like This

- Advertisement -