Ruang Kelas akan Diperiksa

Jelang PPDB SD dan SMP

242

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang berencana akan memverifikasi ruang kelas tiap-tiap sekolah menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Langkah ini sebagai upaya untuk memastikan kapasitas ruangan agar ideal dengan jumlah siswa.

Kepala Disdikbud Kota Magelang Taufik Nurbakin mengatakan, sudah cukup lama pihaknya tidak melakukan verifikasi ruang kelas di tiap sekolah tingkat SD dan SMP. “Akan segera kami lakukan, kalau bisa sebelum pelaksanaan PPDB yang pendaftarannya pada 5-7 Juni mendatang. Siswa baru yang nanti duduk di kelas 1 SD dan SMP bisa nyaman belajar di kelasnya,” kata Taufik, Jumat (25/5).

Taufik menjelaskan, berdasarkan standar kebutuhan, setiap anak membutuhkan ruangan seluas 2 meter persegi. Sehingga untuk ruang kelas yang rata-rata berukuran 4 x 8 meter persegi, idealnya diisi maksimal 24 anak. “Tapi di lapangan, biasanya sampai diisi 28 orang. Tidak masalah kalau masih nyaman,” terang Taufik.

Berdasarkan catatan Disdikbud, tiap sekolah rata-rata sudah menerapkan ruangan kelas yang ideal bagi para muridnya. Jumlah ideal siswa dalam kelas, menurut Taufik, untuk tingkat SD setiap ruang kelas maksimal diisi 28 anak, sedangkan SMP maksimal 32 anak.

“Kalau ada yang lebih dari itu, dipastikan siswa tidak akan nyaman belajarnya. Verifikasi kelas ini juga tidak hanya persoalan luas ruangan, tapi juga fasilitas di dalamnya yang mendukung proses belajar mengajar,” jelas Taufik.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Magelang Kartono menilai, verifikasi ruang kelas memang penting dilakukan untuk dapat menuju ruangan kelas yang ideal. “Kalau idealnya 24 siswa untuk ukuran kelas 4 x 8 meter, ya sebaiknya diisi sesuai jumlah ideal itu. Tapi memang masalahnya tidak sesederhana itu. Tidak masalah kalau selama murid itu nyaman atau tidak terganggu belajarnya,” imbuh Kartono.

Kartono meminta Disdikbud dan pihak sekolah agar memperhatikan betul kenyamanan ruang kelas bagi para siswa. Aturan ideal tidak sekadar luas ruangannya saja, tetapi juga fasilitas anak dalam belajar di sekolah. “Perhatikan juga kondisi meja, kursi, papan tulis, dan lainnya, termasuk ventilasi udara agar anak benar-benar enak belajarnya,” tukas Kartono. (had/ton)