33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Ruang Kelas akan Diperiksa

Jelang PPDB SD dan SMP

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang berencana akan memverifikasi ruang kelas tiap-tiap sekolah menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Langkah ini sebagai upaya untuk memastikan kapasitas ruangan agar ideal dengan jumlah siswa.

Kepala Disdikbud Kota Magelang Taufik Nurbakin mengatakan, sudah cukup lama pihaknya tidak melakukan verifikasi ruang kelas di tiap sekolah tingkat SD dan SMP. “Akan segera kami lakukan, kalau bisa sebelum pelaksanaan PPDB yang pendaftarannya pada 5-7 Juni mendatang. Siswa baru yang nanti duduk di kelas 1 SD dan SMP bisa nyaman belajar di kelasnya,” kata Taufik, Jumat (25/5).

Taufik menjelaskan, berdasarkan standar kebutuhan, setiap anak membutuhkan ruangan seluas 2 meter persegi. Sehingga untuk ruang kelas yang rata-rata berukuran 4 x 8 meter persegi, idealnya diisi maksimal 24 anak. “Tapi di lapangan, biasanya sampai diisi 28 orang. Tidak masalah kalau masih nyaman,” terang Taufik.

Berdasarkan catatan Disdikbud, tiap sekolah rata-rata sudah menerapkan ruangan kelas yang ideal bagi para muridnya. Jumlah ideal siswa dalam kelas, menurut Taufik, untuk tingkat SD setiap ruang kelas maksimal diisi 28 anak, sedangkan SMP maksimal 32 anak.

“Kalau ada yang lebih dari itu, dipastikan siswa tidak akan nyaman belajarnya. Verifikasi kelas ini juga tidak hanya persoalan luas ruangan, tapi juga fasilitas di dalamnya yang mendukung proses belajar mengajar,” jelas Taufik.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Magelang Kartono menilai, verifikasi ruang kelas memang penting dilakukan untuk dapat menuju ruangan kelas yang ideal. “Kalau idealnya 24 siswa untuk ukuran kelas 4 x 8 meter, ya sebaiknya diisi sesuai jumlah ideal itu. Tapi memang masalahnya tidak sesederhana itu. Tidak masalah kalau selama murid itu nyaman atau tidak terganggu belajarnya,” imbuh Kartono.

Kartono meminta Disdikbud dan pihak sekolah agar memperhatikan betul kenyamanan ruang kelas bagi para siswa. Aturan ideal tidak sekadar luas ruangannya saja, tetapi juga fasilitas anak dalam belajar di sekolah. “Perhatikan juga kondisi meja, kursi, papan tulis, dan lainnya, termasuk ventilasi udara agar anak benar-benar enak belajarnya,” tukas Kartono. (had/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Setelah Antar Dewa, Kini Bersihkan Kongco

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Puluhan umat TITD kelenteng Tay Kak Sie, Semarang, membersihkan kongco atau rupang, Sabtu (10/2) kemarin. Setelah sebelumnya melakukan ritual Siang Sin Giu Hok...

Garuda Sapu Jagat Lakukan Aksi Tambal Jalan

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Prihatin akan kondisi jalan perbatasan Kendal-Kota Semarang yang berlubang, Garuda Sapu Jagat bersama DPC Gerindra Kendal melakukan penambalan jalan. Tepatnya di...

Mitsubishi Pacu Penjualan Mobil Niaga

SEMARANG-Mitsubishi Motors Kramayuda Sales Indonesia (MMKSI) mendongkrak penjualan mobil niaga di area Jawa Tengah dan DIJ. Seiring pertumbuhan ekonomi yang kian membaik. Area Koordinator Jateng...

ARMI Siap Kawal Suara Sudirman-Ida

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO–Dukungan terhadap Cagub-Cawagub Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah mulai merambah ke anak-anak remaja di Jateng. Salah satunya adalah mulai terbentuknya Aliansi Remaja Mencintai Ida...

Realisasikan Pusat Informasi BRT

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagai alat transportasi andalan warga Semarang, Bus Rapit Transit (BRT) Semarang  kini menjadi armada transportasi yang sangat diminati. Bahkan saking diminitanya,...

Diserbu Warga 3 Jam Ludes

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Ratusan warga Kota Magelang, Selasa (13/3) pagi kemarin menyerbu markas Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang. Serbuan ini dikarenakan...