RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang mulai membahas rencana Peraturan Daerah (Perda) yang akan dibuat untuk mengatur tentang data dan keterbukaan informasi publik. Perda tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 25 tahun 2015 tentang Data Go.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang, Catur Budi Fajar mengatakan, perwal tersebut sebagai pusat informasi data daerah terpadu. Selama ini, perwal diklaim hanya mengakomodir pengelolaan statik sektoral.

“Sementara tantangan keterbukaan informasi publik dan smart city mengharuskan adanya sistem informasi terintegrasi yang menyediakan data dan informasi publik dalam skala yang lebih luas,” katanya Catur, Jumat (25/5)

Sehingga, tahun ini dilakukan upaya meningkatkan perwal menjadi perda. Nantinya, perda tersebut bisa memayungi data-data yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkot Magelang dan keterbukaan informasi. Ia juga menjelaskan, Perda ini akan mengatur penyelenggaraan tata kelola data dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian penyelenggaraan pemerintah.

“Dengan perda ini, diharapkan dapat mendorong keterbukaan dan transparansi data, sehingga tercipta perencanaan maupun perumusan kebijakan yang berbasis pada data dan tujuan akhirnya adalah mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” bebernya.

Meski begitu, penyusunan perda harus melalui pembahasan yang bertahap. Mulai dari pembuatan konsep raperda, masuk ke bagian hukum, harmonisasi raperda, sosialisasi raperda, perbaikan-perbaikan, hingga pembahasan di panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Magelang.

Kepala Bagian Hukum Setda Kota Magelang, Maryanto, menambahkan bahwa tahap sosialisasi sangat penting untuk menampung masukan dan koreksi dari berbagai pihak. Jika masih ada yang belum selaras, maka dijadikan sebagai bahan pertimbangan. (put/ton)