KORBAN BANJIR : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, memberikan bantuan di lokasi penampungan korban banjir di Desa Karangjompo Wetan, Kecamatan Tirto. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
KORBAN BANJIR : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, memberikan bantuan di lokasi penampungan korban banjir di Desa Karangjompo Wetan, Kecamatan Tirto. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ada sekitar 1.000 warga korban banjir rob yang mengungsi di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto. Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Jumat (25/5) kemarin, mengunjungi beberapa lokasi pengungsian. Kedatangan bupati untuk memastikan persediaan logistik berupa makanan siap saji, yang akan digunakan untuk sahur dan buka puasa.

Bupati juga memberikan bantuan, khususnya bantuan untuk keperluan bayi dan anak, mulai makanan, pakaian, hingga selimut dan obat-obatan.

Bupati Asip mengungkapkan bahwa di Desa Karangjompo Wetan ada 400 an pengungsi banjir rob, yang ditampung pada empat titik lokasi yang berbeda, para pengungsi tersebut sebagian besar berasal dari satu RW, yang rumahnya sebagian besar terendam banjir rob hingga ketinggian 1 meter lebih. Sedang jumlah pengungsian di Desa Jeruksari leabih dari 1000 an warga

“Kami ingin memastikan ketersediaan logistik yang siap saji, untuk kebutuhan sahur dan buka puasa. Demikian juga kebutuhan bayi dan anak, kita cukupi semua kebutuhannya, ” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan dalam kondisi tanggap darurat seperti saat ini, Pemkab Pekalongan bukan hanya mendirikan beberapa posko pengungsian untuk membnatu para korban banjir rob, namun juga membuka posko kesehatan yang dibuka selama 24 jam, yang melayani kesehatan para korban banjir rob.

“Kita akan terus pantau dan membantu para korban banjir ini, jangan sampai kebutuhan pokok dan kesehatan mereka terabaikan. Kita telah dirikan posko kesehatan yang dibuka selama 24 jam, lengkap dengan para medis dan dokter jaga, untuk melayani kesehatan para korban banjir,” kata Bupati Asip.

Sememtara itu, Pengurus  RW 05 Desa Karangjompo Wetan, Jazuli, menyampaikan terima kasih atas respon cepat yang dilakukan bupati dalam mengatasi kebutuhan pokok dan kesehatan warganya (pengungsi) yang mencapai 400 orang. (thd/zal)