DMI dan Takmir Diminta Aktif Netralisir Gejolak Sosial

223
TINGKATKAN PERAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melantik kepengurusan DMI Kota Semarang periode 2018-2023 di ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, Jumat (25/5). (Sigit Adrianto/Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKATKAN PERAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melantik kepengurusan DMI Kota Semarang periode 2018-2023 di ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, Jumat (25/5). (Sigit Adrianto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang bersama seluruh takmir masjid diminta aktif menetralisir gejolak sosial yang terjadi di masyarakat. Peran DMI bersama takmir menjadi penting untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat, salah satunya terkait persoalan teroris yang terus diasumsikan terkait dengan agama tertentu. Asumsi tersebut harus diluruskan supaya tidak memecah belah masyarakat.

“Kita harus bergerak bersama mengajak masyarakat bersepakat bahwa asumsi itu tidak benar, ini karena teroris adalah sekelompok orang yang tujuannya ingin menghancurkan negara, sehingga tidak ada kaitannya dengan agama tertentu,” Wali Kota Semarang usai melantik pengurus DMI Kota Semarang periode 2018-2023, di ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, Jumat (25/5).

Selain terkait menjaga kondusifitas wilayah, Hendi juga meminta, lebih dari sekadar tempat beribadah, masjid dapat lebih dimanfaatkan untuk memakmurkan masyarakat. “Diharapkan masjid tidak hanya untuk salat saja, karena tantangan saat ini adalah bagaimana masjid selain sebagai pusat ibadah, juga dapat berfungsi sebagai tempat pengembangan masyarakat dan persatuan umat,” ujar Politisi PDI Perjuangan, itu.

Sementara itu, Ketua DMI Kota Semarang, Ahmad Fuad, mengatakan telah merencanakan berbagai kegiatan pembinaan umat melalui masjid. Terkhusus terkait arahan wali kota untuk aktif menetralisir isu sosial, Fuad mengatakan akan melakukan pendataan jamaah di setiap masjid yang ada di Kota Semarang. “Nanti kami akan melakukan pendataan jamaah di masjid-masjid, lalu kami invetaris aktiftasnya apa saja,” tutur Fuad. (sga/zal)