33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Berita Hoax Masih Ampuh Jatuhkan Lawan Politik

Another

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Berita hoax mengenai sosial-politik sangat mendominasi persebarannya. Bahkan, jumlahnya mencapai 91,8 persen, isu SARA 88 persen, isu kesehatan 41,2 persen, isu makanan dan minuman 32,6 persen, dan soal penipuan 30 persen.

“Masyarakat kita masih percaya dengan berita hoax yang dirasa ampuh untuk menjatuhkan lawan politik atau lainnya,” kata Analis Kebijakan Madya Div Humas Mabes Polri Kombes Pol Sulistyo Pujo Hartono dalam diskusi Pilkada Bebas SARA di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (24/5).

Menurutnya, berita hoax yang dominan adalah dengan menyebarkan gambar sebanyak 37,5 persen, tulisan 62,1 persen, dan video 0,4 persen. Sementara penyebaran media, radio 1,2 persen, email 3,1 persen, media cetak 5 persen, televisi 8,7 persen, website 34,9 persen, aplikasi chat 62,8 persen, dan media sosial 92,4 persen.

“Melalui diskusi ini, kami minta para pelaku citizen jurnalisme untuk menciptakan jurnalisme yang sehat. Bahayanya, jika hoax terus disebar, keadaan yang tadinya kondusif menjadi terganggu,” menurutnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, Tafsir menilai kondisi Provinsi Jateng pada Pilkada 2018 ini cenderung kondusif. Namun ada dua dugaan atas situasi kondusif tersebut, yakni dinamis atau permisif. “Kami tidak ingin terbangun suasana tenang yang negatif. Jangan golput, pilih calon dengan cara yang rasional,” harapnya.

Oleh karena itu, sudah menjadi tugas ulama untuk mendorong umat berpastisipasi dalam Pilkada. Muhammadiyah sendiri, sudah menghadirkan kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur agar bisa dikenal oleh umat.

Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Yuwanto menilai realitas Pilkada sering menunjukkan kepribadian ganda. “Di satu sisi menunjukkan wajah mempesona penuh harapan, di bagian lain terdapat sisi gelap. Model calon bersponsor semacam ini akan menghasilkan pemimpin yang kleptokrasi, pemimpin yang dikuasai para cukong,” katanya. (hid/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama sekali nggak ”ngartis”. ANA R.D.-LATIFA N.,...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

More Articles Like This

Must Read

SMK Bina Nusantara Gelar Safety Riding

SEMARANG – Ratusan siswa SMK Bina Nusantara Semarang menerima sosialisasi safety riding dari pihak Astra Motor Jateng, Kamis (30/3). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran...

Sikuping Destinasi Wisata Paralayang

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang resmi menggelar Kejuaraan Nasional Paralayang Sabtu (28/4/2018). Puluhan peserta dari berbagi klub dan daerah turut andil. Kejuaraan ini juga...

Gebyar Ramadan Disambut Antusias

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Persatuan Remaja Islam Masjid As-Surur Karanganyar (Primaska), Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang menggugah semangat generasi muda untuk mempertebal keimanan dengan cara...

Berulangkali Bangkrut, Berulangkali Bangkit Lagi

Mental wirausaha nyata melekat dalam diri Eko Pujianto. Selama 18 tahun ia menggeluti berbagai usaha dan berulangkali mendapatkan kegagalan. Tapi ia tak pernah menyerah. EKO...

Senin, Disway Tidak Terbit

Akhirnya baru pada tahun 2018 ini Dahlan Iskan punya wesite pribadi. Namanya ”disway”. Memang begitu banyak blog dan sejenisnya yang menggunakan nama Dahlan Iskan atau...

Anak Panti Gembira, Konvoi Bagi Takjil

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Raut wajah senang dan gembira terpancar dari 30 anak-anak Panti Asuhan Nur Hidayah, ketika diajak manajemen Aston Hotel & Cnvention Center Semarang, berkeliling...