Batang Pertahankan Opini WTP

405
BERSINERGI - Bupati Batang Wihaji dan Ketua DPRD Kabupaten Batang H Imam Teguh saat menerima laporan dari Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Tengah Hery Subowo. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BERSINERGI - Bupati Batang Wihaji dan Ketua DPRD Kabupaten Batang H Imam Teguh saat menerima laporan dari Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Tengah Hery Subowo. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang di bawah kepemimpinan Wihaji dan Suyono berhasil mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Hal itu setelah laporan keuangan pemerintah daerah tahung anggaran 2017 diaudit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah. Opini WTP tersebut menjadikan Kabupaten Batang meraih dua kali berturut-turut yaitu 2016 dan 2017.

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan LKPD tahun anggaran 2017 diserahkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Hery Subowo,  di kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah Semarang, Jumat (25/5).

Bupati Batang Wihaji mengatakan, opini yang menyatakan Pemkab Batang meraih WTP merupakan kerja keras semua elemen yang menginginkan agar laporan keuangan pemerintahannya dapat dipertanggungjawabkan oleh lembaga audit.

“Pemeriksaan ini merupakan langkah yang sangat penting. Karena untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan agar lebih baik dan berdaya guna. Ke depan, bagi saya ini wajib hukumnya kerja lebih keras lagi dalam laporan keuangan,” katanya.

Wihaji menegaskan, pemerintah daerah harus mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK. Dia berharap tahun 2018 laporan keuangan Pemkab Batang kembali meraih WTP dengan hasil yang meningkat.

Prestasi ini merupakan hasil dari komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif yang memang berupaya semaksimal untuk melakukan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan kepada negara. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah semakin meningkat.

“Kami nurut sesuai perintah aturan. Atas segala petunjuk yang diberikan oleh auditor BPK kita lakukan dan benahi. Mendapat WTP membuat bangga tidak mendapatkan tidak ada kebanggaan,” kata Ketua DPRD Kabupaten Batang Imam Teguh Raharjo saat didaulat memberikan sambutan.

Ia berharap agar laporan hasil pemeriksaan keuangan pemerintah daerah ada gayung bersambut antara legislatif dan eksekutif untuk menindaklanjutinya. Sehingga laporan keuangan lebih baik lagi seperti harapan dari BPK.

Ada enam kabupaten yang berhasil meraih opini WTP yaitu Batang, Wonogiri, Blora, Pemalang, Kendal. (han/lis)