Temukan Luka Hantaman Benda Tumpul di Kepala

262

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Warga Jalan Puri Anjasmoro, Semarang Barat, digegerkan dengan temuan mayat perempuan yang diduga korban pembunuhan. Dugaan tersebut diperkuat dengan hasil otopsi. Tim menemukan luka terbuka di kepala bagian belakang kanan atas yang diduga akibat hantaman benda tumpul.

Mayat tersebut ditemukan kali pertama oleh dua warga yang sedang memancing ikan, Rabu (23/5) sekitar pukul 16.00 WIB, dalam posisi mengapung di dalam kubangan tambak. Tepatnya sebelah kiri resto Primaraja Jalan Puri Anjasmoro Blok M7 – L3 Tambakharjo Semarang Barat.

Tubuhnya dalam posisi terlentang menggunakan kaos oblong warna hitam, jaket merah, dan menggunakan celana dalam. Kondisi tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap. Tidak ditemukan identitas pada jasad tersebut. Informasi dari salah satu petugas Inafis Polrestabes Semarang, mayat tersebut diperkirakan sudah meninggal kurang lebih lima hari.

Saat ini, jasad tersebut berada di RSUP dr Kariadi Semarang, guna penyelidikan lebih lanjut. “Dari hasil otopsi ditemukan luka terbuka di kepala bagian belakang kanan atas. Dimungkinkan terkena benturan benda tumpul yang keras,” ungkap Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Baehaqi, Kamis (24/5).

Sedangkan dari hasil identifikasi, korban memiliki ciri-ciri jari jempol tangan kanan yang tumbuh tidak sempurna, istilahnya ganjet atau mendek. Usianya diperkirakan di atas 45 tahun.

“Di jari-jari tangannya kukunya dikutek warna merah, karena usia di atas 45 tahun bisa dikategorikan wanita tebar pesona atau wanita malam atau PSK,” bebernya.

Meski hasil otopsi menyebutkan ada luka di kepala akibat hantaman benda tumpul, namun pihaknya belum bisa memastikan jika perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan.

“Masih dalam penyelidikan, kita juga masih mencari bukti-bukti lain untuk menguak siapa sebenarnya identitas korban ini,” katanya.

Kepolisian juga telah memintai keterangan saksi-saksi terkait ini. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk melapor ke kepolisian manakala ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

“Kepada masyarakat, kami juga berharap apabila ada yang mengenal dengan ciri-ciri korban untuk bisa melapor ke petugas kepolisian,” harapnya. (mha/zal)