33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Tangkal Radikalisme, MAJT akan Bentuk Forum Pengelola Tempat Ibadah

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) akan menginisiasi pembentukan Forum Pengelola Pusat Tempat Ibadah tingkat Jawa Tengah berlandaskan Pancasila. Dalam rangka menangkal paham radikalisme yang kerap memusatkan serangan di berbagai tempat ibadah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pelaksana Pengelola (DPP) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), KH Noor Achmad di sela acara Silaturahmi Ramadan Pengelola Pusat Ibadah, Dalam Rangka Mewujudkan Jawa Tengah Rukun Aman dan Damai di Aula VIP MAJT, Jalan Gajah Raya, Gayamsari, Senin (21/5).

Menurutnya, semua agama mengajarkan kasih sayang. Sedangkan munculnya terorisme di Indonesia, bukan ajaran asli agama dan bukan ajaran asli Indonesia. “Forum ini akan perkuat kebhinekaan, mempererat persaudaraan, sekaligus mempererat kerjasama silaturrahim antara satu dengan yang lain,” kata Noor Achmad.

Sedangkan tempat ibadah sebagai pusat iman, kerap dijadikan sasaran. Meski begitu, melalui tempat ibadah perlu terus mendeklarasikan kasih sayang dalam mengayomi umat. “Antar tempat ibadah, perlu saling memberikan informasi dan meningkatkan komunikasi dan saling berempati antara tempat ibadah satu dengan lainnya.

Sementara itu, dalam silaturahim antar umat beragama, ditegaskan bahwa Pancasila menjadi ideologi tunggal bangsa Indonesia. Pancasila menjadi rumah besar bagi penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 260 juta. Melalui keberagaman ini pula, persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga, saling menghormati, menghargai serta menguatkan antara agama satu dengan agama lainnya.

“Silaturahmi antaragama diperlukan, untuk mengukuhkan kembali nilai-nilai dasar keberagaman Indonesia serta meciptakan Jateng yang rukun dan damai,” paparnya.

Staf Biro Kesra Pemrov Jateng, M Arifin Ilham mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, hubungan harmonis antaragama patut dilestarikan karena dapat menimbulkan kedamaian di Indonesia. Namun, pihaknya mengaku masih prihatin lantaran masih banyaknya ujaran kebencian di lapangan. “Ini tidak hanya mengancam kesatuan negara sudah sepatutnya bergandeng tangan, tidak tinggal diam,” kata dia.

Salah satu tokoh Katholik Jateng, Romo Aloesius Budi Purnomo saat memberikan testimoni mengatakan, momen Ramadan bisa dijadikan untuk berbuat baik kepada sesama manusia. “Kami meyakini puasa dapat menahan hawa nafsu seperti, berbicara jorok, mengedepankan kepedulian,” ungkapnya.

Testimoni berikutnya diungkapkan tokoh Tionghoa Jateng, Harjanto Halim. Menurutnya, semua agama mengajarkan kedamaian dan saling menghargai. “Kami berharap Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia sudah semustinya mengayomi agama-agama lain,” kata dia.

Sejumlah tokoh Jateng turut datang di acara tersebut seperti, Mantan Gubernur Jateng, Ali Mufiz, perwakilan Kodam IV Diponegoro, Polda Jateng, serta tokoh agama Budha, Hindu, Kristen. (ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...