Manfaatkan Lahan Sempit

288

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Konsep pertanian perkotaan atau urban farming sudah diterapkan di Kota Magelang. Hanya saja, jumlahnya masih sedikit. Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang terus berupaya menyosialisasikannya.

Kepala Disperpa Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko mengatakan, terdapat perbedaan antara pelaku dan media tanam dalam konsep pertanian perkotaan. Serta tidak berorientasi pada hasil produksi saja, melainkan karakter masyarakatnya. “Tapi, tanaman yang dihasilkan bisa untuk konsumsi sendiri maupun dijualbelikan,” kata Eri.

Menurutnya, konsep bercocok tanaman seperti itu tidak membutuhkan lahan yang luas. Justru, sebagai pemecahan masalah, ketika ingin bertani di lahan sempit. “Media yang digunakan bisa pot, polybag, atau bisa menerapkan teknik vertikultur. Bisa dengan pipa, dan sebagainya,” tambahnya.

Dia mengakui, tanpa disadari, keberadaan kampung-kampung organik di Kota Magelang sudah menerapkan pertanian modern. Ia berharap, kampung organik tetap lestari. (put/ton)