33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Kebutuhan Lahan Dua Kali Lipat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perubahan analisis dampak lingkungan (Amdal) jalan tol Semarang-Demak menbuat kebutuhan lahan membengkak hingga dua kali lipat lebih. Pada desain awal, kebutuhan lahan hanya 189 hektare. Sekarang menjadi 535 hektare atau bertambah 346 hektare. Penambahan itu terbagi di wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

Sekda Jateng, Sri Puryono menjelaskan, penambahan lahan itu dikarenakan perubahan rencana panjang jalan tol. Dari yang semula hanya 24 kilometer, menjadi 27 kilometer. “Karena ada perubahan, jadi ya ada tambahan. Ini sedang dihitung angka pasti kebutuhan lahannya,” terangnya, Rabu (23/5).

Meski ada perubahan rencana pembangunan jalan tol yang terintegrasi dengan tanggul laut ini, pihaknya optimistis tidak akan menggeser jadwal tahap awal konstruksi. Yaitu, tetap dilakukan pada Agustus 2018 mendatang. “Tidak akan bergeser karena ini sudah menjadi proyek strategis nasional yang harus dilaksanakan. Konstruksi awal masih tetap sesuai jadwal,” tegasnya.

Dijelaskan, jalan tol Semarang-Demak yang dibangun itu untuk meningkatkan aksebilitas dan kapasitas jaringan jalan di kawasan utara Jawa. Sebab, saat ini kawasan utara Jawa mempunyai lalu lintas dengan kepadatan yang cukup tinggi. “Di samping itu, jalan tol Semarang-Demak juga akan difungsikan untuk mengatasi banjir rob yang kerap terjadi di jalur penghubung Semarang-Demak,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pemprov Jateng, Peni Rahayu menambahkan, Amdal jalan tol Semarang-Demak memang harus diperbarui karena adanya perubahan lokasi tanggul laut dari rencana pembangunan awal. “Tidak hanya direvisi, tapi diubah total. Saat ini sedang dalam proses perubahan Amdal itu. Dalam waktu seminggu sudah selesai karena saat ini pergantian Amdal sudah ada di meja Plt Gubernur Jateng,” jelasnya.

Dipaparkan, dalam rencana awal, tanggul laut dibangun tidak di laut. Dan tanggul tersebut awalnya berbeda dengan proyek tol laut yang dibangun pemerintah pusat. “Jadi sekarang diintegrasikan, tanggul laut akan disandingkan dengan tol laut. Untuk itu, lokasinya bergeser sehingga Amdal harus diubah,” terangnya.

Disinggung mengenai pembebasan lahan, Peni menerangkan jika proses itu sebagian sudah dilakukan. Untuk di Semarang, ada empat kelurahan yang terdampak proyek tersebut.

“Sementara di Demak ada satu desa yang terdampak. Sebagian sudah kami bebaskan, sisanya menunggu proses perubahan ini,” ucapnya.

Terkait fungsi tanggul laut yang akan dibangun itu, Peni menerangkan jika tanggul laut berfungsi untuk menahan rob dari laut ke darat. Tak hanya itu, dalam pembangunan tanggul laut juga akan dibahas mengenai penanganan run off atau air aliran permukaan untuk menanggulangi banjir.

“Itu juga kami bahas dalam Amdal baru ini. Nantinya untuk mengatasi run off saat musim penghujan dengan cara membangun bendungan-bendungan di sekitar tanggul,” tandasnya. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Didugat Pailit, IGN Yakinkan Investor Masuk

SEMARANG- Sidang gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT Industri Gula Nusantara (IGN) Kendal yang digugat oleh puluhan krediturnya mulai masuk agenda pengajuan proposal...

Demak Jadi Pilot Project GCG BUMD

DEMAK- Demak patut berbangga. Sebab, dari 35 kabupaten/kota di Jateng, Demak menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk menjadi pilot project Good Corporate Governance...

Prioritaskan Pembangunan Infrastrutur Jalan dan Jembatan

RADARSEMARANG.COM,  KAJEN - Memasuki dua tahun kepemimpinan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti, Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan...

Merembet, Kini 6 Siswa SMAN 1 Diskors

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Polemik yang menimpa pengurus OSIS SMA Negeri 1 Semarang kian merembet. Setelah dua siswa-siswi, AF dan AN dikeluarkan atau di-drop out (DO) sepihak atau...

450 PKL Barito Tolak Relokasi

SEMARANG - Sebanyak 450 pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Karya Mandiri Barito Blok A-H, menyatakan menolak kebijakan Pemkot Semarang yang...

Truk Pos Indonesia Tabrak Tiang Listrik

KENDAL—Truk boks Pos Indonesia mengalami kecelakaan di jalur Pantura Cepiring tepatnya di depan Masjid Karangayu, Cepiring. Yakni sebuah truk menabrak tiang listrik dan mengkibatkan...