Buku Strategi Masih Diminati

627
LARIS : Buku karya Cipto Junaedy yang mengajari untuk mengatasi masalah tanpa harus berutang. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)
LARIS : Buku karya Cipto Junaedy yang mengajari untuk mengatasi masalah tanpa harus berutang. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Buku-buku berkonteks strategi, khususnya di bidang pengelolaan keuangan, ternyata masih diminati masyarakat. Hal tersebut tak lepas dari permasalahan yang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat.

“Tahun 2009 saya luncurkan buku pertama berjudul ‘Strategi Membeli Properti Tanpa Uang Tanpa KPR”. Hingga saat ini sudah 16 kali cetak ulang dengan omzet Rp 12 miliar,” ujar praktisi, pembicara dan penulis buku Cipto Junaedy, Rabu (23/5).

Buku-buku berikutnya pun masih tetap fokus pada strategi terkait utang dan pemilikan properti. Dua hal tersebut menjadi fokus dalam buku-buku yang ia tulis, karena dinilai sebagai masalah krusial di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, Cipto pada tahun ini kembali meluncurkan buku koleksi ‘Teladan Hidup Tanpa Utang’. Buku dengan nilai yang terus meningkat tersebut berisi kalimat-kalimat lecutan dan sindiran terkait pengentasan masalah utang. Salah satu diantaranya juga menyindir para calon pemimpin yang diminta untuk tidak berutang kala mencalonkan diri.

“Kalau perlu dibuat peraturan, utang dari para calon pemimpin tidak boleh lebih dari 30 persen aset. Karena kalau mereka saja banyak utang, bagaimana mereka memikirkan rakyatnya, karena mereka sendiri sibuk memikir cara melunasi utang mereka,” ujarnya. (dna/ton)