Taman Indonesia Kaya Panggung Kreatif Seniman

238
SILATURAHMI : Butet Kertaradjasa (dari kiri)¸ Maudy Koesnaedi, Renitasari Adrian, dan Garin Nugroho, dalam diskusi tentang Taman Indonesia Kaya yang segera dibuka. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI : Butet Kertaradjasa (dari kiri)¸ Maudy Koesnaedi, Renitasari Adrian, dan Garin Nugroho, dalam diskusi tentang Taman Indonesia Kaya yang segera dibuka. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Keberadaan Taman Indonesia Kaya di Jalan Menteri Supeno, Kota Semarang, yang akan segera dibuka, merupakan panggung kreatif bagi seniman daerah, khususnya di Semarang. Taman budaya pertama di Jawa Tengah dengan konsep outdoor itupun, dilengkapi berbagai fasilitas untuk penonton maupun penampil. Taman Indonesia Kaya realisasi kerjasama antara Pemerintah Kota Semarang dengan Djarum Foundation.

Menurut Program Director Djarum Foundation Bhakti Budaya, Renitasari Adrian, Taman tersebut digunakan untuk menumbuhkan kreativitas, khususnya di bidang seni budaya. “Tempat ini akan menjadi panggung seniman di Jateng dan Kota Semarang,” paparnya dalam forum Silaturahmi Bersama Seniman dan Media Semarang, Senin (21/5).

Menurut Renitasari Adrian, rencananya setelah Lebaran, tepatnya bulan Agustus, Taman Indonesia Kaya dibuka dan langsung dipergunakan. “Memiliki kapasitas 400-1000 penonton, taman tersebut dibangun lengkap dengan sarana penunjang. Seperti kamar ganti, ruang make up dan toilet,” jelasnya.

Forum yang diikuti perwakilan instansi terkait dan kalangan seniman itu, juga dihadiri seniman ternama Butet Kertaradjasa, produser sekaligus sutradara Garin Nugroho, serta aktris cantik Maudy Koesnaedi.

Butet Kertaradjasa mengatakan, memajukan seni dan budaya merupakan tugas pemerintah. Namun semua tidak bisa diserahkan begitu saja. Perlu peran seniman, masyakarat luas, ataupun dukungan swasta. “Pembangunan Taman Indonesia Kaya ini bukti usaha memajukan seni dan budaya,” imbuhnya.

Menurut Garin Nugroho, taman tersebut anugerah bagi Kota Semarang dan Jawa Tengah. Tempat ini akan menjadi ruang kesenian dan kebudayaan yang dapat dimanfaatkan semua warga Semarang. “Taman baru ini, kalau bisa dikelola dengan baik, akan mampu melahirkan orang-orang terampil di bidangnya. Harapan saya, muncul generasi-generasi muda di blantika seni budaya Indonesia,” urainya. (fiq/ida)