Menanamkan Jiwa Elastis Siswa dalam KBM IPA

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – KEGIATAN belajar mengajar (KBM) IPA adalah proses penyampaian ilmu atau transformasi ilmu mata pelajaran IPA yang dilakukan oleh tenaga pendidik dan peserta didik, dimana proses tersebut berjalan dapat dilakukan secara formal maupun non formal disesuaikan dengan kondisi yang ada. Dalam KBM IPA biasanya menjadi momok bagi peserta didik atau siswa sehingga KBM IPA sering berjalan membosankan.

Kebosanan ini biasanya berasal dari pendidik yang terlalu menekan peserta didik dengan tugas-tugas yang diberikan atau ujian yang harus dihadapi. Yang akibatnya membuat peserta didik tidak tertarik bahkan tidak peduli dengan KBM IPA dan juga kurang percaya diri serta rendahnya sikap hormat atau ketertarikan terhadap pendidik atau pengajar (guru). Sehingga ada dampak yang ditimbulkan pada peserta didik, seperti peserta didik akan enggan menyelesaikan tugas yang diberikan saat KBM IPA berlangsung bahkan akan mengulur waktu dengan bercerita dan bercanda dengan temannya.

Bahkan ada peserta didik yang dengan sengaja meninggalkan KBM IPA saat kegiatan pembelajaran sedang berlangsung, serta ada juga peserta didik yang tidak menghargai gurunya dengan berbicara nada tinggi terhadap orang yang lebih tua dimana pada KBM IPA yang sedang berlangsung orang yang lebih tua itu adalah guru mata pelajaran IPA.

Dari sekian banyak dampak yang muncul berakibat hasil belajar peserta didik tidak memenuhi target bahkan cenderung menurun. Oleh karena itu, perlu adanya perubahan karakter peserta didik salah satu caranya adalah membangun jiwa elastis peserta didik dimana jiwa elastis itu adalah jiwa yang lentur, kenyal, dan tak mudah patah atau hancur dengan kata lain tidak mudah menyerah dengan kata lain tidak mudah menyerah dengan memiliki keteguhan hati, daya tahan dan daya lenting (resilience) yang kuat ketika didera situasi terpuruk. Sehingga peserta didik tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan permasalahan pada proses KBM IPA, akhirnya peserta didik akan peduli dengan mendapatkan hasil belajar yang maksimal.

Dengan harapan hasil KBM IPA  yang baik, maka pendidik atau guru berupaya untuk menumbuhkan jiwa (mental ) elastis peserta didik dengan berbagai cara, antara lain dengan menyediakan fasilitas penunjang KBM IPA yang lengkap dan bisa juga dengan mengembangkan kreativitas pendidik dan peserta didik untuk membuat alat sederhana yang bisa digunakan sebagai pengganti fasilitas yang tidak ada ataupun rusak guna menunjang terlaksananya KBM IPA.

Selain itu, dapat juga dengan mengadakan kegiatan yang positif di luar KBM IPA, namun masih bisa digunakan dalam pelaksanaan KBM IPA, seperti membuat karya inovasi. Dengan kegiatan yang positif diharapkan akan mengurangi suara-suara negatif dan pemikiran negatif dalam menyelesaikan suatu masalah dalam KBM IPA.

Dengan berpikir positif inilah akan membuat peserta didik mempunyai rasa percaya diri dan optimistis dalam menyelesaikan segala permasalahan dalam KBM IPA. Sehingga dapat menghasilkan pembelajaran yang sesuai dengan target yang diinginkan. Bisa juga dengan mendatangkan narasumber pembelajaran dari luar sekolah atau selain pendidik untuk menunjang KBM IPA agar bisa memotivasi peserta didik dalam menghadapi masalah yang didapat dalam KBM IPA. Misalnya, mendatangkan dokter untuk memotivasi peserta didik dan memberikan penjelasan yang menyangkut dengan kesehatan manusia dalam KBM IPA.

Namun dalam rangka menumbuhkan jiwa elastis peserta didik bermunculan kendala yang harus dihadapi seperti pengaruh lingkungan sekitar, sehingga tidak terlaksananya kegiatan KBM IPA dengan baik. Misalnya, terpancing temannya untuk berbicara sendiri, menjadi tidak minat dalam KBM IPA. Karena itu, perlu adanya dukungan dari pendidik/guru dan orang tua (keluarga) untuk selalu memotivasi siswa agar mengikuti kegiatan KBM IPA maupun kegiatan sekolah yang lain yang bersifat pengembangan karakter.

Dengan adanya permasalah dan kendala yang dihadapi dalam KBM IPA, maka perlu adanya pengembangan jiwa elastis setiap peserta didik dalam mengikuti KBM IPA dengan baik. Sehingga menghasilkan KBM IPA yang sesuai target. Jiwa elastis juga dapat bermanfaat di tengah masyarakat, sehingga mampu menghadapi situasi atau masalah terburuk sekalipun tanpa menimbulkan tindakan kriminal. (igi1/aro)

Guru SMP Negeri 8 Salatiga

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -