Ajak Pemuka Agama Tangkis Paham Radikal

381
SILATURAHMI - Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga bertemu ulama dan organisasi Islam di Batang di Mapolres Batang Rabu malam (23/5/2018). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
SILATURAHMI - Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga bertemu ulama dan organisasi Islam di Batang di Mapolres Batang Rabu malam (23/5/2018). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengajak pemuka agama ikut berperan aktif dalam menangkal paham-paham radikal di wilayah hukum Polres Batang.

“Saya minta pada tokoh ulama, tokoh agama di Kabupaten Batang proaktif untuk mengingatkan dan dan membimbing warga dalam setiap kesempatan kegiatan ibadah,” kata AKBP Edi Suranta Sinulingga saat buka bersama di Mapolres Batang, Rabu (23/5/18) malam.

Lebih lanjut ia mengatakan tidak menutup kemungkinan paham radikal maupun pelaku teror bisa berada di lingkungan tempat tinggal kita. Maka kepolisian telah menurunkan intel, Bhabinkamtibmas sebanyak mungkin untuk melakukan deteksi dini.

“Saya harap aktivitas kelompok masyarakat untuk ikut mengamankan lingkungan masing-masing. Jangan apatis kalau ketemu orang tidak mau berkomunikasi dan sulit diajak berkomunikasi, maka harus diperhatikan hal-hal tersebut,” jelas Edi

Disampaikan juga kepedulian tersebut sangat membantu pihak keamanan untuk melakukan deteksi dini  dengan melaporkan ke RT, kelurahan atau desa dan Bhabinkamtibmas, polsek dan polres.

“Kemarin ada pemantauan karena ada pelaku teroris yang ditangkap dari warga Batang. Pada prinsipnya kita pastikan situasi kamtibmas di Batang kondusif dan berharap masyarakat bersikap tenang tidak apatis. Mau peduli dengan lingkungan masing-masing,” pinta kapolres.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, teroris tidak bisa disembuhkan karena otaknya sudah dicuci dengan sebuah keyakinan. Untuk mencegahnya pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama peduli dengan lingkungannya. Apabila ada sesuatu yang mencurigakan segera kordinasi dengan pihak kepolisian maupun TNI. Tercatat di Batang ada pelaku teroris di Kecamatan Tersono. Hal ini yang menjadi keprihatinan dia sebagai kepala daerah. (han/lis)