Top Selfie Hingga Mangli Jadi Wisata Digital Andalan

Pesona Magelang

1135
KEREN : Salah satu spot favorit di Top Selfie Kragilan Pakis Kabupaten Magelang. Kini wisata digital jadi primadona di Kabupaten Magelang. (BURUH PHOTO)
KEREN : Salah satu spot favorit di Top Selfie Kragilan Pakis Kabupaten Magelang. Kini wisata digital jadi primadona di Kabupaten Magelang. (BURUH PHOTO)

RADARSEMARANG.COM – PARIWISATA di Kabupaten Magelang terus berkembang mengikuti tren zaman. Destinasi wisata digital, yaitu objek wisata yang kekinian atau instagramable karena pengunjung disuguhkan dengan ragam titik foto yang menarik. Era media sosial membuat para pengelola kawasan wisata berbenah dan berkreasi.

Banyak tempat wisata baru tumbuh. Mulai gardu pandang, hingga wisata buatan yang menyediakan tempat tempat khusus untuk selfie.

Ada puluhan gardu pandang yang dibangun oleh masyarakat di berbagai titik lereng pegunungan. Mulai dari lereng Gunung Sumbing, Merbabu, Andong, Merapi, hingga Menoreh.

Salah satu yang paling popular adalah Top Selfie Kragilan di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang. Wisata ini muncul dari ketidaksengajaan sejak 2015 lalu. Awalnya hanya ada beberapa orang yang berswafoto kemudian diunggah di media sosial hingga akhirnya tempat ini menjadi viral.

“Setelah saya unggah di media sosial itu banyak yang bertanya mengenai tempat tersebut, dari situ saya berinisiatif untuk membuat spot-spot foto seperti rumah pohon,” kata Subianto salah satu pengelola wisata Top Selfie.

Selain rumah pohon, lanjutnya, yang menjadi tempat foto incaran para pengunjung yakni jalan beton yang berada di tengah-tengah hutan pinus. Banyak pengunjung yang rela mengantre untuk menunggu sepi agar mendapatkan hasil foto sesuai yang diinginkan. Untuk menambah ketertarikan pengunjung, saat ini telah ditambah beraneka tempat berswafoto. ditambah spot foto baru yakni ayunan yang memiliki pemandangan alam pegunungan.

Wisata ngehits lain datang dari lereng Gunung Sumbing. Tepatnya di Delimas di Desa Girimulyo, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Kawasan wisata Delimas menawarkan sejumlah spot menarik untuk dijelajahi, di antaranya adalah gardu pandang Cepogo dan Delimas.

Gardu pandang Cepogo dengan ikon I Love U sangat cocok untuk dijadikan tempat berfoto bersama pasangan. Namun untuk dapat berfoto di sini, pengunjung dikenakan tarif Rp 5.000.

Di Kawasan Tempuran, ada Punthuk Mangir dan Gunung Payung. Ada payung-payung merah yang bergelantungan, sangkar burung raksasa yang terbuat dari ranting pohon, tangga-tangga bambu, dan rumah kurcaci. Lokasinya berada di 14 km dari pusat kota, tepatnya di Dusun Bulusari, Desa Bawang, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Ada pula wahana adrenalin seperti flying fox. Harga tiket masuknya hanya Rp 5.000 saja, belum termasuk fasilitas yang ada di sana.

Tak hanya itu, di ujung wilayah Kabupaten Magelang tepatnya di Kecamatan Kaliangkrik ada lagi satu wisata buatan yang tak kalah keren. Gardu Pandang Silancur (GPS). GPS berlokasi di bukit Silancur, tepatnya Dusun Dadapan, Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Destinasi wisata ini menawarkan panorama indah berlatar belakang Gunung Sumbing dan potret Kota Magelang dari kejauhan. “Sebelumnya, tidak pernah terbesit untuk menjadikan kawasan ini sebagai lokasi wisata. Kemudian kami terinspirasi dari banyaknya gardu pandang yang mulai menjadi favorit di tempat lain. Seperti di kawasan Kecamatan Borobudur, Kecamatan Windusari, dan Kecamatan Kaliangkrik sendiri,” tutur Pengelola GPS, Sujarwo.

Plh Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Edy Susanto menuturkan perkembangan pariwisata modern ini sebagai bukti bergeliatnya wisata di Kabupaten Magelang. Pemerintah daerah, katanya memberikan support berupa promosi dan pendampingan. “Pemerintah daerah men-support kegiatan-kegiatan wisata seperti ini. Tentu kami memberikan pendampingan, bantuan support promosi dan lain sebagainya,” kata dia. (adv)