33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Puasa Tidak Turunkan Kualitas Pelayanan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bulan Ramadan ini jangan dijadikan alasan untuk tidak melayani masyarakat dengan baik, karena masyarakat butuh pelayanan yang cepat dan prima. Hal itu diungkapkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengisi tausiah salat dhuhur berjamaah di Masjid Al Kusuf, Senin (21/5).

“Tidak ada alasan lagi di bulan Ramadan ini leha-leha, lemas, atau tidak masuk kerja dengan alasan karena salat subuh berjamaah. Kalau memiliki niat yang baik, Allah SWT pasti akan memberikan berkah kepada kita,” ujar Hendi sapaan akrab wali kota.

Selama bulan Ramadan, pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Semarang telah memperoleh keleluasaan jam masuk kerja yang semula pukul 7.00 – 16.00 kini mundur menjadi 08.00-15.15.

“Coba kita hitung secara matematika, hari biasa kita masuk jam 07.00 WIB, pulang jam 16.00 WIB. Kemudian di bulan puasa kita bisa menyelesaikan aktifitas kita, masuk jam 08.00 WIB, pulang jam 15.15 WIB. Jadi yang paling penting sebenarnya adalah bagaimana kita mengukur, atau bagaimana sebuah aktifitas kita menjadi berkualitas,” terangnya.

Dalam tausiyahnya, orang nomor satu di Kota Semarang, itu juga mencermati terkait pemberitaan di media sosial. Hendi berpesan kepada para jamaah untuk tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoax. Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga kondusifitas Kota Semarang apalagi di bulan Ramadan ini.

Data dari Kemenkominfo pada tahun 2017, diperkirakan ada 800 ribu berita hoaxs yang beredar di seluruh daerah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika tidak ada komitmen yang tinggi untuk menangkal berita hoaxs ini, maka akan menggugurkan ibadah di bulan Ramadan.

“Jika panjenengan baca dan tidak jelas darimana asalnya dan tidak jelas kebenarannya cukup untuk panjenengan saja, tidak perlu di share. Tapi jika panjenengan baca dan yakin adanya manfaat, baru boleh di share,” pintanya. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Road Race di Jateng Semakin Bergairah

SEMARANG – Olahraga balap motor atau road race semakin bergairah di Jateng. Sepanjang 2017 ini hampir setiap pekan ada event road race yang digeber...

Tera Timbangan, Sementara Masih Gratis

MAGELANG – Pemkot Magelang menjamin pelayanan UPT Metrologi bebas pungutan liar. Pemerintah Provinsi Jateng baru saja melimpahkan kewenangan UPT Metrologi ke Pemkot. Untuk sementara...

Ajari Promo via Online, Juga Bantu Sosialisasi Hukum

Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang masih melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah-tengah masyarakat di wilayah kota dan Kabupaten Magelang. Berbagai program...

Luncurkan Aplikasi Deteksi Penyakit Kronis

SEMARANG - BPJS Kesehatan baru-baru ini meluncurkan fiture mobile screening yang berupa aplikasi. Mobile screening memiliki fungsi untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran mereka akan...

Doakan Pak Dirman Diamanahi Urus Jateng

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2 Sudirman Said menghadiri majelis dzikir jelang Ramadan yang disi oleh pendiri Majelis Ta’lim Simthud...

Tempe Jadi Teman Mabuk

KEBUMEN—Sebanyak 13 pemuda yang sedang makan tempe di Waduk Sempor ditangkap jajaran Polres Kebumen, Sabtu (15/4) malam. Pasalnya mereka makan tempe sebagai teman pesta...