33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

IZI Sediakan Rumah Singgah Bagi Pasien

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Rumah singgah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng, memberi fasilitas bagi pasien maupun keluarga pasien dari luar daerah yang ingin berobat di Semarang.

Ketua IZI Jateng, Djoko Adhi mengatakan, biasanya pasien luar daerah yang harus menjalani pengobatan di Rumah Sakit (RS) seperti di RSUP dr Kariadi, kesulitan tempat tinggal. Oleh karena itu pihaknya menyediakan tempat bagi mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama pengobatan.

“Mereka biasanya dari luar kota untuk mengikuti program lanjutan, misalnya pengobatan melalui penyinaran atau kemo,” kata Djoko Adhi kemarin. Biasanya mereka dari luar kota, seperti Tegal, Jogja, Rembang, Jepara, maupun Pemalang. Bahkan ada yang dari Kalimantang.

Djoko menambahkan selama menempati rumah singgah, pasien tidak dipungut biaya sepeserpun karena menyadari bahwa mereka (pasien) itu sudah terbebani dengan biaya Rumah Sakit dan beban penderitaan karena penyakitnya.

“Sehingga kami memberikan pelayanan gratis untuk membantu beban mereka,” tambahnya.

Selama menempati rumah singgah yang terletak di Jalan Pamularsih 11 dan Jalan Puspanjolo Tengah 10, mereka melakukan berbagai kegiatan mulai dari senam serta penyuluhan kesehatan serta berusaha memberdayakan mereka dengan cara menanam sayuran agar tidak stres dan mendengarkan motivasi. Tetapi untuk bulan Ramadan ini mereka melakukan berbuka bersama serta pembelajaran agama oleh ustad Didin Saridin.

Salah seorang penghuni rumah singgah, Nur Laela, 50, warga Tegal mengaku mengidap penyakit kanker payudara dan harus menjalani kemoterapi di RSUP dr Kariadi.

“Saat ini menempati rumah singgah ini merasa senang karena bisa bergaul dengan sesama penderita kanker,” katanya.

Nur laela mengaku telah menempati rumah singgah ini selama satu tahun dan itu sangat membantu dalam pengobatan penyakitnya. Pasalnya kalau harus kos terpaksa harus mengeluarkan biaya antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu perbulan.

“Tetapi kalau di sini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis dan itu sangat membantu sekali,” pungkasnya. (hid/zal)

Berita sebelumyaPerkuat Bantalan Rel
Berita berikutnya190 Ribu Jiwa Tercover UHC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

Motivasi dan Keaktifan Anak Belajar Matematika pada SMK

RADARSEMARANG.COM - SEBAGIAN guru Matematika, dalam proses pembelajaran masih mendominasi atau menjadi pusat perhatian (teacher centered). Artinya, pembelajaran berpusat pada guru, dengan metode ceramah....

Sudirman Akan Jalankan Revolusi Putih di Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said akan melaksanakan apa yang disebut sebagai Revolusi Putih. Yakni, membiasakan anak-anak usia sekolah di Jateng...

Pembelajaran Menulis Berita dengan Media “Koper di Kolah”

RADARSEMARANG.COM - KETERAMPILAN melaporkan sebuah peristiwa menjadi hal yang wajib dikuasai semua orang. Tidak terkecuali bagi peserta didik. Keterampilan tersebut dapat meminimalisasi beredarnya berita...

Bolos, 6 Siswa Diciduk

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) unit Linmas Kota Magelang berhasil menciduk 6 pelajar SMP yang kedapatan membolos, Senin (29/1). “Personel...

PNS Pemkab Semarang Diperas

UNGARAN – Polres Semarang kembali meringkus pelaku penipuan yang berujung dengan pemerasan terhadap seorang PNS di lingkungan Pemkab Semarang, Rabu (23/8). Pelaku yang bernama...

Berawal dari Medsos Tertipu Luar Dalam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mengawali dari perkenalan di media sosial (medsos) Beetalk, Dede Kurniawan Sanjaya alias Dewa Krisna, nekat mencuri harta benda milik teman kencannya sendiri bernama Michelle...