JAGA NKRI : Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi saat mengisi  Dialog Bersama Parlemen Jateng bertema “Menjaga Keamanan Jawa Tengah” di hotel Gets Semarang. (MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JAGA NKRI : Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi saat mengisi  Dialog Bersama Parlemen Jateng bertema “Menjaga Keamanan Jawa Tengah” di hotel Gets Semarang. (MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi mengajak seluruh elemen masyarakat turut dalam menjaga kondusifitas dan kesejukan di Jateng. Masyarakat diminta jangan mudah terprovokasi menyikapi sejumlah aksi terorisme yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

“Jateng harus jadi barometer untuk terus menjaga toleransi dan persatuan,” kata Rukma dalam Dialog Bersama Parlemen Jateng bertema “Menjaga Keamanan Jawa Tengah” di hotel Gets Semarang.

Politisi PDI Perjuangan ini mengaku terus melakukan pengawasan dan pantauan di seluruh daerah di Jateng. 100 anggota DPRD Jateng turun ke Dapil masing-masing sebagai upaya menjaga kondusifitas agar terus terjaga. Selain itu, kerjama TNI/Polri, tokoh agama dan masyarakat menjadi kunci untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan di Indonesia tak terkecuali di Jateng. “NKRI harga mati dan tidak boleh ada yang menciderai apa yang selama ini sudah terbangun,” ujarnya.

Rukma menyebut aksi teroris yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir, merupakan perbuatan sangat kejam karena telah mengabaikan sisi kemanusiaan. Ia mengutuk keras tindakan teroris tersebut. Bagi masyarakat Jateng, ia berharap tetap bersikap waspada terhadap situasi keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing.  “Memasuki tahun politik, memang gampang dan rawan gesekan. Mari, kita jaga bersama, khususnya di Jateng agar tetap aman dan nyaman sehingga lingkungan kita masing-masing iklimnya tetap kondusif,” tambahnya.

Plh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah Ibnu Kuncoro, mengatakan, kondusifitas seluruh daerah di Jateng masih tetap terjaga. Ia mengaku terus menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kesejukan di Jateng. Pemprov juga terus melakukan inovasi dan pendekatan agar tidak ada gejolak di Jateng. “Masyarakat harus lebih dewasa dan jangan mudah terprofokasi. Dan kami terus turun di lapangan baik pengawasan maupun edukasi ke masyarakat,” katanya. (fth/zal)