Alokasikan Rp 200 M untuk Perbaikan Jalan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN –  Puluhan warga yang tergabung dalam Komunitas Guru Lebahbarang dan persatuan sopir kenek (Personek) serta warga dan anggota Koramil dan Polsek Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan melakukan aksi gotong royong perbaikan jalan raya Lebakbarang, tepatnya di Desa Bantar Kulon – Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Senin (21/5) kemarin.

Bahkan siswa-siswi SMP sekitar juga turut membantu perbaikan jalan rusak tersebut, dengan nenambal jalan berlubang dan membersihkan jalan. Pasalnya jalan rusak tersebut sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas, seperti siswa dan guru yang sering terpelset dan jatuh. Maka jika jalan rusak tersebut tidak segera diperbaiki, maka menimbulkan banyak korban lagi.

Pengurus Personek, Wastejo, warga Desa Bantar Kulon, mengungkapkan bahwa tujuan perbaikan jalan rusak, terutama jalan yang berlubang dengan ditambal menggunakan tanah dan pasir batu, untuk mengurangi pengendara yang jatuh jika melalui jalan tersebut.

Menurutnya perbaikan yang dilakukan oleh Komunitas Guru dan Personek semata-mata dilakukan karena sering terjadi kecelakaan, mulai pengendara roda dua yang terjatuh, hingga patahnya per as angkutan umum pedesaan, karena banyaknya jalan berlubang yang cukup dalam.

“Kami lakukan gotong royong bukan mencari sensasi, tapi untuk mengurangi angka kecelakaan terutama jalan rusak yang ada Desa Sidomulyo hingga Dusun Makirah, Bantar Kulon dan Mendolo,” ungkap Wastejo.

Sementara Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPU Taru), Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan telah mengalokasikan dana perbaikan jalan pada tahun 2018 sebesar Rp 200 miliar.

Menurutnya pada pertengahanbulan Mei sudah ada pemenang lelang, yang kan melakukan perbaikan jalan. Mundurnya perbaikan jalan tersebut, karena proses lelang sempat gagal.“Jika proses lelang lancar, target perbaikan jalan akan selesai bulan November hingga Desember 2018, jadi tahun 2018 ini jalan rusak sebagian besar sudah diperbaiki, kami mohon warga untuk bersabar,” tegas Wahyu. (thd/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -