RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pihak Polres Semarang masih mengejar pelaku pembuangan bayi perempuan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo Kecamatan Bawen. Kanit Reskrim Polsek Bawen Iptu Jafar Shodiq menjelaskan, dugaan sementara, bayi perempuan yang dibuang tersebut merupakan hasil hubungan gelap.

“Hasil dari pemeriksaan kita seperti itu. Ini kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Jafar, Minggu (20/5).

Dikatakannya, bayi perempuan tersebut dibuang oleh orang tuanya di kontainer sampah dan akhirnya ditemukan di TPA Blondo. Mayat bayi perempuan tersebut ditemukan warga dalam posisi masih ada tali pusarnya.

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Ngali, 63, warga Desa Kandangan Kecamatan Bawen pada Sabtu (19/5) pagi. Ngali menemukan mayat bayi tersebut saat mencari sampah di TPA Blondo untuk didaur ulang. “Ketika memeriksa tumpukan sampah, saksi melihat bungkusan plastik yang cukup besar yang berada di atas tumpukan sampah,” katanya.

Bungkusan tersebut lantas dibuka. Betapa kagetnya, saat dibuka, ternyata bungkusan tersebut berisi mayat bayi perempuan.

Saksi lain, yang juga merupakan pemulung sampah di TPA Blondo, Ruwayah, 37, mengatakan jika saat ditemukan bayi tersebut sudah tidak bernyawa. “Sempat takut, karena kita kan kemarin sedang ngais-ngais sampah. Tidak tahunya malah nemu bungkusan mayat,” ujar warga Desa Kandangan Kecamatan Bawen tersebut. (ewb/ton)