Minta Pemprov Pantau Kondisi Sungai

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD meminta agar Pemprov Jateng memantau kondisi sungai yang ada di seluruh wilayah Jateng. Hal itu sangat penting, seiring perubahan tata ruang daerah, kondisi sungai yang ada sangat membutuhkan penanganan dan perawatan.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirichad mengatakan, sekarang banyak garis sempadan sungai yang mengecil dan melebar. Termasuk sungai yang memiliki garis lengkung atau dengan kelokan 90 derajat, perlu ada pengecekan. “Kondisi ini menyebabkan air meluap saat debit air besar. Ini jelas sangat membahayakan masyarakat di sekitar aliran sungai,” katanya.

Politisi PPP ini menambahkan, konsep air itu meluncur lurus. Jika saluran mengecil otomatis meluap dan daerah di depan akan diterjang. Musim kemarau harus dimanfaatkan dan memastikan kondisi sungai di seluruh Jateng. Pemprov Jateng juga bisa berkoordinasi dengan kabupaten/kota agar ke depan persoalan air meluap tak terjadi lagi. “Saya kira harus ada unsur prioritas, mengingat anggaran jelas tak bisa mencukupi semuanya. Jadi bisa dilakukan secara bertahap,” tambahnya.

Dewan sudah melakukan pemantauan langsung di sejumlah proyek pembangunan di kawasan sungai. Seperti pembangunan penguatan tebing dan bronjong Sungai Damar di Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kendal. Pembangunan dinilai tepat, karena fungsi bronjong untuk menahan laju air sungai saat debit tinggi. “Pemprov Jateng harus bisa merawat bronjong atau tanggul sungai supaya bisa bertahan lama dengan menggandeng masyarakat sekitar,” tambah Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri.

Ia menambahkan, proyek penguatan bronjong Sungai Damar dikerjakan sepanjang 110 meter. Saat ini, proyek telah selesai pada Desember 2017. Karena itulah Komisi D berharap dinas tetap merawat karena dalam APBD ada anggaran untuk perawatan. “Adanya proyek penguatan tanggul dan bronjong itu karena warga sekitar Sungai Damar kerap kebanjiran saat air sungai meluap. Terlebih garis sempadan sungainya sudah melebar,” tambahnya. (fth/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -