Antisipasi Teroris, Giatkan Siskamling

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Warga diminta meningkatkan pengawasan dengan mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) selama 24 jam. Bukan hanya ronda malam atau jaga malam, akan tetapi selama 24 jam wilayah selalu terpantau. Terutama adanya tamu atau penguni baru dan asing. Ini dalam rangka mengantisipasi maraknya aksi terorisme.

“Catat dan didata asal-usulnya. Lebih baik semua terdata secara detai di aparatur desa atau kelurahan, sehingga kita bisa mendeteksi dan mengantisipasi sejak dini bila ada gangguan,” kata Danramil 01 Semarang Barat Mayor Inf Ahmad Mubarok di hadapan 2500 tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RW dan RT se-Kecamatan Barat yang mengikuti Pembekalan 3 Pilar (TNI, Polri dan Pemerintah) di Gedung Yadora, Jalan Arteri Yos Sudarso Semarang, Sabtu (19/5). Dalam pembekalan tersebut, disampaikan juga Kapolsek Semarang Barat Kompol Nur Cahyo SIK dan Camat Semarang Barat Sumarjo.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Nur Cahyo SIK menegaskan bahwa Kamtibmas akan terwujud berkat partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, semua masyarakat harus membantu TNI dan Polri dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara.

Adanya indikasi anggota JAD atau jaringan yang terindikasi pada kelompok teroris di wilayah Semarang Barat, menurut Kapolsek, sudah diwaspadai dan dipantau terus menerus. Selain itu, dilakukan komunikasi melalui tim khusus dalam rangka deradikalisasi.

“Masyarakat tak perlu takut, namun tetap kami minta terus meningkatkan kewaspadaan dan ikut mengawasi lingkungan masing-masing. Laporkan kepada kami, apabila ada hal-hal yang mencurigakan dan mengarah pada gangguan keamanan. Jangan melakukan tindakan sendiri-sendiri”, tegas Cahyo.

Selain Kapolsek Semarang Barat, Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP Wahyu SIK juga ikut mengimbau masyarakat mematuhi prosedur pemeriksaan saat memasuki Markas Kepolisian. Hal tersebut untuk kepentingan dan keamanan bersama.

Sedangkan Camat Semarang Barat, Sumarjo mengapresiasi antusiasme tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan Forum RT RW Se-Kecamatan Barat yang hadir dalam Pemantapan 3 Pilar untuk Komunikasi Sosial dengan mereka menyangkut Kamtibmas Pasca Teror.

“Kami berharap, warga yang hadir ini menyosialisasikan hasil keputusan atau pernyataan sikap dalam forum-forum tingkat RW atau RT serta Forum Kepemudaan. Sehingga pesan Kamtibmas ini akan sampai ke seluruh warga masyarakat,” ujar Sumarjo. (hid/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -