Menkominfo Apresiasi Keterbukaan Publik Batang

350
APRESIASI – Menkominfo Rudi Antara mengagumi batik khas Batang saat bertemu Bupati Wihaji di rumah dinas, Minggu sore (20/5/2018). (Lutfi Hanafi / Jawa Pos Radar Semarang)
APRESIASI – Menkominfo Rudi Antara mengagumi batik khas Batang saat bertemu Bupati Wihaji di rumah dinas, Minggu sore (20/5/2018). (Lutfi Hanafi / Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia Rudi Antara mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Batang yang telah membangun tranparansi publik. Hal itu diketahui, setelah melihat dari berbagai aplikasi dan mendapat penjelasan dari Bupati Batang Wihaji di rumah dinas Bupati Batang  Minggu (20/5/18) Sore.

“Transparansinya sudah mulai dibangun oleh Pemkab Batang, hanya tinggal bagimana masyarakat memanfaatkannya. Keterbukaan informasi yang bagus harus bisa diakses melalui aplikasi mobile,” sebut Rudi Antara saat transit di rumah dinas Bupati Batang sebelum malakukan kunjunganmya ke Ponpes Tazakka Bandar.

Untuk itu, Menkominfo berharap informasi publik tidak hanya di websitenya, tetapi masyarakat juga bisa  mengakses melalui aplikasi mobile. Sehingga masyarakat Kabupaten Batang di manapun tahu. Dan bisa setiap saat mengetahui penggunaan  anggaran APBD maupun APBDesnya.

Lebih lanjut dia mengatakan secara mendasar pelayanan berbasis teknologi informasi di Indonesia terfokus pada pembelian komputer server dan teknologi. Tetapi yang terpenting bagaimana caranya menyederhanakan pelayanan yang mudah, cepat dan transparan.

Bupati Batang Wihaji sebelumnya menjelaskan bahwa Kabupaten Batang siap menuju smart city dengan membangun struktur komitmen bersama antara bupati, ketua DPRD dan kepala OPD.

“Untuk kesiapan sumber daya manusia kita sudah menyiapkan sarjana pranata komputer dan dukungan anggaran yang bersumber dari APBD 2018,” ungkap Wihaji.

Pemkab Batang juga memiliki data center bersertifikat ISO 27001, implementasi DRC, seluruh OPD online dan memiliki jaringan fiber optik serta memiliki berbagai aplikasi unggulan yang jumlahnya ratusan.

“Suprastruktur kami memiliki masterplan  smart city 2017-2022, Perda RPJMD, Perbup Smart city dan smart vilage, serta surat keputusan dewan smart city dan pelaksanaanya,” tandas Wihaji. (han/lis)