33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Lapak PKL Bantuan Pemkab Mangkrak

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, GEBOG – Lapak bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang didirikan di sejumlah desa kondisinya memprihatinkan. Salah satu diantaranya yakni yang berada di Desa Besito. Kondisinya tak terurus. Lapak yang seharusnya ditempati pedagang justru mangkrak bahkan sudah ditumbuhi rumput dan tanaman liar.

Kepala Desa Besito, Nur Khosim tak menapik hal tersebut. Menurutnya, bangunan yang dibangun pada 2015 lalu itu sejak awal tidak diminati oleh masyarakat sekitar. Karena letak yang kurang strategis.”Kami sudah mengupayakan menawarkan kepada warga agar menempati tempat tersebut untuk berjualan. Namun tak ada warga yang merespon positif,” ujarnya.

Selain karena alasan lokasi yang kurang strategis, juga karena letaknya yang berada di bawah jalan. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, lokasi tersebut sekitar 20 cm lebih rendah dibanding jalan raya.”Dulu sempat ada yang menempati bangunan tersebut. Tapi tidak lama, mereka mengeluh karena sepi. Selain itu, juga saat hujan air menggenang. Jadi membuat mereka tidak nyaman,” lanjutnya.

Saat ini ada satu orang yang berdagang di sana. Ia menjual nasi tahu. Meskipun bertempat di sana, ia tidak menempati bangunan. Ia sengaja mendirikan bangunan sendiri di pinggir jalan.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti mengungkapkan, bangunan bantuan Pemkab tersebut sudah diserahkan kepada pihak desa setempat.”Kami sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak desa setempat. Untuk perawatan dan lain-lain itu menjadi tanggungjawab desa,” katanya.

Menurutnya, pihak desa sangat berperan untuk mengaktifkan fungsi bangunan tersebut. Terbukti dari 23 desa yang memperoleh bantuan tersebut menurutnya banyak yang berhasil dalam pengelolaannya. (daf/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Alumni Diharapkan Tingkatkan Akreditasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ratusan alumni Fakultas Kedokteran Unissula Semarang melakukan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya menggelar kegiatan donor darah serta cek kesehatan di arena...

Mantan Dewan Laporkan Oknum Polisi

SALATIGA- Mantan anggota DPRD Kabupaten Semarang Wening Tyas Adi Nartani melaporkan Brigadir Hr ke Propam Polda Jateng. Perempuan warga Dusun Koripan Desa Koripan RT...

Bangun Tidur, Motor Raib

SEMARANG - Nasib sial dialami Alexander, 34, warga Jalan Pamularsih IV, Bojong Salaman, Kecamatan Semarang Barat. Sepeda motor kesayanganya hilang saat di parkir di...

Bulog Siapkan 11 Ton Daging Kerbau Beku

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perum Bulog Divisi Regional Jateng mempersiapkan stok daging kerbau beku sebanyak 11 ton. Persediaan tersebut guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan daging jelang Lebaran. “Khusus Jateng...

Boyong 20 Gunungan, Tumpeng Boleh Dibawa Pulang

Sekitar 3.000 warga Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Rabu (4/9) kemarin, memadati lapangan desa setempat. Mereka merayakan syukur panen hasil bumi. Warga memboyong  20 gunungan...

Merubah Paradigma Lama Guru

PENDIDIKAN Mempunyai peranan sangat strategis dalam mempersiapkan generasi bangsa yang siap berkompetisi di era global. Guru sebagai sosok yang paling diharapkan dan menjadi tumpuan...